Berita HSS

KPU HSS Bakal Bungkus Kotak Suara dengan Plastik untuk Distribusi ke Desa Terpencil, Ini Tujuannya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hulu Sungai Selatan (HSS) telah selesai melakukan perakitan kotak suara, dan siap didistribusikan ke seluruh wilayah

KPU HSS Bakal Bungkus Kotak Suara dengan Plastik untuk Distribusi ke Desa Terpencil, Ini Tujuannya
KPU HSS untuk Banjarmasinpost.co.id
Proses perakitan kotak suara yang dilaksanakan KPU Hulu Sungai Selatan, di GOR ALuh Idut Kandangan, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hulu Sungai Selatan (HSS) telah selesai melakukan perakitan kotak suara, dan siap didistribusikan ke seluruh wilayah Kecamatan HSS April 2019 mendatang.

Perakitan surat suara dilakukan di GOR Aluh Idut, Jalan Alut Idut Kandangan, yang juga menjad tempat penyimpanan logistik Pemilu 2019.

Ketua KPU HSS, Nida Guslaili, kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (24/2/2019) menjelaskan, proses perakitan dilaksanakan sejak awal Februari 2019 lalu, oleh 15 orang tenaga kerja.

Perakitan selama tiga hari berhasil enyelesaikan 4.220 kotak suara, yangterbuat dari kertas kardus khusus tersebut. KIni kotak suara tersebut kembali disimpan di GOR milik Pemkab HSS tersebut.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming RCTI Timnas U-22 Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U-22 2019

Baca: Hasil Timnas U-22 Indonesia vs Vietnam di Semifinal Piala AFF U-22 2019, Skor 0-0 untuk Sementara

Baca: Hasil PSIS Semarang vs Bhayangkara FC di Piala Indonesia : Skor 1-1 di Babak Pertama, Agregat 2-2

Mengenai distribusinya nanti, khususnya ke desa terpencil yang tak bisa dijangkau tranportasi darat, maupun yang bisa dijangkau sarana transportasi darat namun tak bisa dilewati mobil, Nida menyatakan, antisipasinya sudah dibahas dalam rapat koordinasi dengan penyelengaran Pemilu di Kecamatanatau PPK.

“Untuk daerah tak bisa dijangkau mobil, kami sepakat logistik per kotak dibungkus plastik tahan air. Terus kemasan kotak suaranya dibungkus kembali untukmengantisipasi hujan saat diperjalanan,”kata Nida.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPU HSS telah memetakan, ada lima desa terpencil di Kecamatan Daha, yang bakal mendapat perlakuan khusus dalam mendistribusikan logistik Pemilu 2019 mendatang.

Desa tersebut, berada di Kecamata Daha Barat, yang meliputi Desa Bajayau Lama, Bajayau Baru, Siam Gantung dan Samuda. Sedangkan dua desa lagi di Daha Utara, yaitu Desa Murung Raya dan Hakurung.

Desa-desa di wilayah perairan rawa tersebut hanya bisa dijangkau menggunakan kelotok atau perahu ces, dengan pejalanan satu sampai dua jam.

Menurut Nida, untuk desa-desa itu, diperlukan waktu khusus, minimal satu hari lebih cepat menjelang hari H dibanding desa lain yang bisa dilewati mobil dan kendaraan bermotor.

Dikatakan, pendistribusian logistik ke desa terpencil tersebut tetap dibackup anggota Polri dan TNI bersama petugas dari KPU serta PPK. Sedangkan penentuan armada angkutan, baik angkutan air maupun darat rencananya bekerjasama dengan PT Pos Indonesia HSS.

Selain di Daha, desa terpencil lainnya yang dinilai rawan adalah Desa Riam Tajam Kecamatan Telaga Langsat, serta Desa Tumingki, Kamawakan dan Haratai, di Kecamatan Loksado.

Desa-desa tersebut hanya bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan bermotor. Namun, di sebagian titik, harus ditempuh dengan berjalan kaki, sekitar satu jam. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved