Saraba Kawa

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Sebut Pemkab Dukung Peningkatan Keterampilan Putera Daerah

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tabalong meningkat selama lima tahun terakhir menjadi point 70,76 atau ke posisi ketiga di Kalimantan Se

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Sebut Pemkab Dukung Peningkatan Keterampilan Putera Daerah
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Bupati Tabalong Anang Syakhfiani pengalungan id card peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tabalong meningkat selama lima tahun terakhir menjadi point 70,76 atau ke posisi ketiga di Kalimantan Selatan.

Target menciptakan 5000 wirausaha baru sukses melebihi target yaitu berhasil menciptakan 6.198 wirausaha baru dengan dilakukan pembinaan, dan mereka tidak bergantung pada sistem formal.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengatakan Pemerintah Daerah terus berupaya untuk meningkarkan kualitas keterampilan daerah. Salahsatunya adalah memberikan bekal keterampilan termasuk melalui program latihan kerja.

Anang Syakhfiani menghadiri langsung kegiatan pembukaan yang diikuti oleh 146 peserta. Dirinya mengatakan pekerjaan bukan hanya sekedar diperusahaan, namun bisa juga membuka lapangan pekerjaan.

"Saat ini Pemerintah Daerah Tabalong tengah memperkuat sumber daya manusia, dengan meningkatkan keahlian," ujarnya.

Peningkatan human capital selalu menjadi fokus Anang dalam meningkatkan kualitas pekerja Tabalong.

Banyaknya perusahaan di Kabupaten Tabalong membuat para putera daerah juga harus siap memiliki skill yang dibutuhkan. Bukan hanya di lkni bawah namun juga lini menengah.

"Saat ini ada perusahaan besar yang memiliki program beasiswa, dan hal ini akan terus dikembangkan agar nantinya tenaga ahli yang menduduki jabatannya adalah para pitera daerah," ujarnya.

Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung telah membuka program pelatihan berbasis kompetensi dengan anggaran APBN, angkatan pertama dilakukan pada 14 pebruari hingga 21 maret.

Hal ini disampaikan Saiful Ikhwan dalam laporannya pada pembukaan program pelatihan. Pelatihan pertama dilakukan selama 240 jam, khusus untuk kejuruan Las berakhir pada 12 April yaitu 320 jam.

Kejuruan yang dibuka adalah mekanik junior mobil, juru las SMAW 3G, mekanik junior sepeda motor, installasi penerangan, pendingin AC split, desain grafis, installasi tenaga , akuntansi, pengolahan hasil pertanian, junior technical support, operator basic office.

Jumlah peserta pelatihan pada angkatan pertama 146 orang, peserta mendapatkan fasilitas alat tulis dan modul materi pelatihan sesuai jurusan.

"Kami juga memberikan pakaian seragam untik praktik, konsumsi, uang transportasi dan asuransi untuk kegiatan OJT," ujarnya.

BLK Tanjung mengirimkan 12 orang siswa boarding untuk mengikuti pelatihan di BBPLK Bandung selama satu bulan atau 240 jam pelajaran. Untuk jurusan tune up sepeda motir konvensional 11 dan 12 berjumlah 4 orang, pembuatan kode file 3D dengan sistem CAD CAM, pemeliharaan berkala kendaraan rinfan berjumalah 2 orang dan teknik manufaktur berjumlah 4 orang. (Nia/*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved