Tajuk

Keyakinan Pengelola Terminal

UNTUK kali kesekian, Terminal Gambut Barakat kawasan Jalan A Yani Km 17 Gambut Banjar bakal kembali direncanakan dioperasionalkan.

Keyakinan Pengelola Terminal
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Terminal Gambut Barakat, Jalan A Yani Km 16, Gambut, Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - UNTUK kali kesekian, Terminal Gambut Barakat kawasan Jalan A Yani Km 17 Gambut Banjar bakal kembali direncanakan dioperasionalkan. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Kalsel, merasa yakin pada hari ini, Senin (25/2), terminal bertipe A tersebut bisa dioperasikan pengganti terminal di kawasan Km 6 Banjarmasin.

Sebagian menganggap ‘sebelah mata’ keyakinan BPTD selaku operator pengoperasian terminal tersebut. Maklum saja, rencana pengoperasian terminal itu sudah beberapa kali disuarakan dan uji coba pun sudah berulang kali, hingga kini tak kunjung beroperasi.

Permasalahan demi permasalahan justru mengadang. Banyak pula penolakan muncul, terutama dari para pelaku usaha baik itu dari perusahaan otobus maupun pihak-pihak yang selama ini ‘hidup’ dari terminal.

Sebagian masyarakat pengguna moda transportasi angkutan darat baik AKAP (antarkota antarprovinsi) maupun AKDP (antarkota dalam provinsi) juga merasa keberatan. Mereka menilai lokasi terminal Km 17 jauh dari pusat kota sehingga mempersulit perjalanan. Terkait lokasi terminal regional itu, beberapa waktu lalu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pernah pula menyoal hal yang sama.

Harapan segera beroperasinya terminal yang rampung pembangunannya pada 2010 itu terus menipis. Yang ada justru ancaman adanya ‘monumen’ mangkrak yang dibangun dengan biaya besar, puluhan miliar rupiah. Bayangan proyek mubazir pun muncul.

Betapa tidak, yang terlihat secara kasat mata justru kerusakan-kerusakan fisik bangunan dan ketidaklengkapan fasilitas. Para sopir tak mau menghentikan kendaraan umumnya di terminal itu. Pun dengan penumpang yang enggan turun di sana.

Pembangunan terminal yang sudah diserahkan oleh Pemkab Banjar ke pemerintah pusat itu menyedot dana sekitar Rp 22 miliar milik pemerintah pusat untuk pembangunan fisik, sekitar Rp 52 miliar dari Pemkab Banjar untuk pembebasan lahan dan pembuatan akses jalan serta sekitar Rp 8 miliar dari dari Pemprov Kalsel untuk pembangunan jalan utama dan siring jalan.

Pembangunan Terminal Gambut Barakat tak lepas dari impian Program Banjabakula (Banjarmasin, Banjar, Banjarbaru, Baritokuala, dan Tanahlaut) untuk menggabungkan pengelolaan berbagai sektor layanan.

Kini BPTD bertekad benar-benar mengoperasikan terminal tersebut. Mereka berkeyakinan kali ini rencana itu bakal terealisasi karena sudah mendapat dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan stake holder lainnya. Perbaikan fisik bangunan, termasuk pula melengkapi fasilitas-fasilitasnya sudah dilakukan. Berbagai rencana agar Terminal Gambut Barakat bisa menjadi kawasan mata pencaharian banyak orang telah disiapkan. Melihat keyakinan besar BPTD serta dukungan berbagai kalangan, harapan baru muncul. Kalsel segera memiliki terminal regional bertipe A yang tentunya representative baik secara fisik maupun layanannya.

Terminal tak sekedar tempat ‘transit’ angkutan umum dan naik turunnya penumpang, tetapi jauh dari itu, juga menjadi tumpuan banyak orang untuk hidup dan menghidupi. Di sisi lain, muncul potensi permasalahan sosial, termasuk kemungkinan tindak kriminal yang mengiringi. Semoga hal-hal tersebut sudah diantisipasi. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved