Saraba Kawa

Pemkab Tabalong Beri Bantuan 2000 Ekor Itik, Anang Syakhfiani: Kualitas Telur Hariang & Bungin Bagus

Peningkatan bidang peternakan itik di Kabupaten Tabalong terus dilakukan, pemberian bantuan langsung kepada peternak juga telah dilakukan

Pemkab Tabalong Beri Bantuan 2000 Ekor Itik, Anang Syakhfiani: Kualitas Telur Hariang & Bungin Bagus
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Bupati Tabalong Anang Syakhfiani saat kunjungi peternak itik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Peningkatan bidang peternakan itik di Kabupaten Tabalong terus dilakukan, pemberian bantuan langsung kepada peternak juga telah dilakukan. Bantuan kepada peternak melalui kelompok ternak sangat membantu dalam pemeliharaan itik.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani memberikan dukungan kepada warga agar bisa terus meningkatkan kualitas dan kuantitas itik. Seperti yang ada di Desa Hariang Kecamatan Benua Lawas yang sempat dikunjungi langsung oleh Bupati Tabalong beberapa waktu lalu.

Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Perikanan dan Peternakan memberikan bantuan 2000 ekor itik kepada satu kelompok peternakan, kelompok peternakan memiliki 20 anggota sehingga setiap anggota mendapatkan 200 ekor anakan itik atau petelur dara.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengatakan bantuan ini diberikan dengan harapan bisa kembali mengembangkan budidaya ternak itik di Kecamatan Benua Lawas. Mengingat pada 2016 sempat mewabah virus flu burung yang menyebabkan banyak itik yang mati.

Kandang itik juga harus di sterilisasi sementara untuk pemutusan penyebaran virus. Hal ini membuat peternak itik terpaksa harus mencari sumber penghasilan lain.

Namun saat ini para peternak itik kembali bangkit terlebih dengan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah. Tiga bulan terakhir peternak yang mendapatkan bantuan petelur dara telah memasuki masa panen telur.

Dalam satu hari dapat menghasilkan 145 butir telur yang dijual dengan harga Rp 1.800 per butir. Peternak tak perlu susah menjual karena para pembelilah yang langsung datang untuk membeli.

"Peminat pembeli sangat banyak, dan ini menjadi bukti bahwa kualitas telur Desa Hariang dan Bungin sangat bagus dengan harga yang kompetitif," ujarnya.

Saat ini peternak itik bisa menghabiskan satu sak pakan dalam waktu lima hari, biaya yang dibutuhkan memang cukup tinggi. Dan untuk meningkatkan keuntungan dan pengembangan peternak itik Pemerintah Daerah berencana membantu mesin pengolah pakan.

Dengan memiliki mesin pengolahan pakan maka para peternak bisa menekan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan. Dalam waktu satu tahun bisa membuka dan membantu 200 kelompok ternak, diharapkan dalam lima tahun kedepan 1000 kelompok peternak bisa dibantu dan berkembang di Kabupaten Tabalong.

"Itik Bungin nantinya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan itik di daerah namun juga dijual keluar daerah," ujarnya. (AOL/*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved