Berita Banjarmasin

Calon Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Dites Baca Alquran, Ini Kata Rektor Mujiburrahman

Universitas Islam Nasional (UIN) Antasari membuka tiga jalur penerima mahasiswa baru 2019. Yakni jalur prestasi, jalur ujian dan jalur mandiri.

Calon Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Dites Baca Alquran, Ini Kata Rektor Mujiburrahman
BANJARMASINPOST.co.id/edi nugroho
Prof Mujiburrahman 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Universitas Islam Nasional (UIN) Antasari membuka tiga jalur penerima mahasiswa baru 2019. Yakni jalur prestasi, jalur ujian dan jalur mandiri.

Rektor UIN Antasari, Prof Dr H Mujiburrahman SAg MA, menjelaskan jalur prestasi berupa Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN- PTKIN).

“Tahun ini kami tak banyak memberikan jalur prestasi. Mungkin sekitar 20 persen saja,” ujarnya, Minggu (24/2).
Jalur ujian berupa Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN).

“Untuk tanggalnya bisa dicek di medsos kita, baik IG maupun FB UIN Antasari,” ujarnya.

UMPTKIN ini, kata Mujib, tidak hanya tes tertulis, tapi juga ada wawancara. “Kami ingin anak-anak yang masuk itu betul-betul serius dan diketahui kemampuannya. Wawancara itu antara prodi satu dan lain beda, sesuai kebutuhan. Misal mau ambil prodi pendidikan matematika/fisika, nanti ada tes dasar-dasar penguasaan bidang itu,” ujarnya.

Baca: Jadwal RCTI & Prediksi Susunan Pemain Timnas U-22 Indonesia Vs Thailand di Final Piala AFF U22 2019

Baca: VIDEO Kawasan Pelabuhan Lama Banjarmasin Heboh, Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Ketapang

Di jalur UMPTKIN ini juga ada tes baca tulis Alquran. Ini ada karena UIN adalah perguruan tinggi Islam. “Jika tak bisa sama sekali, agak sulitlah. Kalau kurang lancar, bisa belajar dulu,” ujarnya seraya menambahkan di jalur UMPTKIN juga ada tes notivasi psiologi.

Kata Mujib, ujian mandiri  yang mengelolanya UIN sendiri, tidak lagi nasional. “Jalur SPAN dan UMPTKIN itu secara nasional. Sedangkan jalur mandiri, tes pakai kertas saja,” ujarnya.

Kabag Akademik dan Kemahasiswaan UIN Antasari, Masri SAg, menjelaskan tes baca tulis Alquran hanya sebagai bahan pertimbangan untuk kelulusan di jalur SPAN-PTKIN dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ((UMPTKIN). “Tes baca tulis Alquan hanya untuk pemetaan saja,” ujarnya.

Hal ini berbeda dengan jalur mandiri, tes baca tulis Alquran menjadi pertimbangan kelulusan calon mahasiswa.

“Kami ada pusat atau pelayanan unit bahasa yang berfokus bahasa dan pembinaan kelancaran bahasa Alquran. Mereka nanti diserahkan ke sana,” ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/dwi/kur)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved