Berita Kalteng

Mantan Gubernur Kalteng Reynout Sylvanus Wafat Sekdaprov Intruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, menginstruksikan semua Pemda kabupaten dan kota mengibarkan bendera setengah tiang.

Mantan Gubernur Kalteng Reynout Sylvanus Wafat Sekdaprov Intruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang
istimewa/dok pemprov Kalteng
Mantan Gubernur Kalteng Ir Reinout Sylvanus 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Mantan Gubernur kedua (1967-1978) Kalimantan Tengah, Ir Reynout Sylvanus, wafat, Senin (25/2/2019) pukul 06.30 WIB di RS Cikini Jakarta. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, menginstruksikan semua Pemda kabupaten dan kota mengibarkan bendera setengah tiang.

Ketegasan itu diinstruksikan secara resmi oleh Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, Senin (25/2/2019) yang disebarkan ke semua Pemerintah Kabupaten dan kota se Kalteng. Dalam surat instruksinya, Sekda menyebut pengibaran bendera setengah tiang sebagai penghormatan terakhir untuk Mantan Gubernur Kalteng tersebut.

"Beliau sangat berjasa dalam membangun Kalteng. Pernah menjabat sebagai Mantan Wagub Kalteng saat pemerintahan Gubernur Tjilik Riwut dan Juga Sempat Jadi Gubernur Kalteng. Kita hargai belaiu dengan menaikkan bendera setengah tiang," ujarnya.

Baca: Begini Kronologi Tabrakan Maut Kendaraan Roda 6 vs Sepeda Motor di Mataraman, Pengendara Tewas

Sekda mengatakan, rencana penguburan akan dilakukan Rabu besok dan jenazah akan di bawa ke Palangkaraya dari Jakarta, Selasa (26/2/2019) hari ini. Akan ada penghormatan terakhir di Kantor Gubernur Kalteng, nanti sebelum jenazah di makamkan," ujarnya.

Mantan Gubernur Kalteng, A Teras Narang, saat mengunjungi, Jenazah Ir. Reynout Sylvanus Mantan Gubernur kedua provinsi Kalimantan Tengah, wafat, Senin (25/2/2019) di RS Jakarta,
Mantan Gubernur Kalteng, A Teras Narang, saat mengunjungi, Jenazah Ir. Reynout Sylvanus Mantan Gubernur kedua provinsi Kalimantan Tengah, wafat, Senin (25/2/2019) di RS Jakarta, (Facebook/Teras_Narang)

Ir. Reynout Sylvanus (lahir di Puruk Cahu, 17 April 1928; umur 90 tahun) adalah Gubernur kedua provinsi Kalimantan Tengah. Ia menggantikan Tjilik Riwut. Pada tahun 1946 telah meninggalkan bangku sekolahnya demi mempertahankan wilayah Republik Indonesia.

Namun akhirnya pada tahun 1957 ia mampu menyelesaikan kuliahnya pada fakultas teknik kimia Institut Teknologi Bandung.Dia mengawali karier sebagai asisten/asisten ahli/dosen ITB Bandung pada tahun 1956-1958.

Pada tahun 1958-1961 ia menjabat sebagai wakil direktur pabrik kina Bandung (Bhineka Kina Farma ). Pada tahun 1961-1967 ia menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dan pada tahun 1967-1978 sebagai Gubernur Kalimantan Tengah.

Baca: VIDEO Moratorium Izin Pertambangan Tetap Berlaku, Walhi: Geopark Bukan Solusi Selamatkan Meratus

Pada Tahun 1978-1982 sebagai Pejabat Kantor Pusat Departemen Dalam Negeri dan pada tahun 1963-1967 terpilih sebagai Wakil Ketua Presidium Universitas Palangkaraya.

Pada tahun 1967-1978 sebagai Ketua Presidium Universitas Palangkaraya. Tahun 1978 Sebagai Anggota Dewan Penyantun Universitas Palangkaraya.

Pada tahun 1982 ia diangkat sebagai Anggota DPR/MPR RI. Ia berasal dari Suku Dayak Ngaju-Ot Danum dan merupakan keturunan dari Damang Batu tokoh yang mempersatukan seluruh suku Dayak di Kalimantan dalam rapat besar Tumbang Anoi. (banjarmasimpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved