Berita Kabupaten Banjar

Camat Kertakhanyar Sebut Sulit Menindak PKL Pemurus, Ini Kendalanya

Harun menuturkan para PKL tersebut membayar sewa kepada warga pemilik halaman. Selain itu juga membayar retribusi kebersihan.

Camat Kertakhanyar Sebut Sulit Menindak PKL Pemurus, Ini Kendalanya
banjarmasinpost.co.id/idda royani
DILEMA - Camat Kertakhanyar Harun Al Rasyid memaparkan permasalahan dan dilema penertiban PKL di Jalan Pemurus, Rabu (27/02/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Pemurus, Kertakhanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), selama ini ternyata telah sering ditertibkan oleh pihak kecamatan setempat bersama Satuan Polsi Pamong Praja (Satpol PP).

Awalnya penertiban tersebut terlaksana lancar meski sebagian PKL setempat kerap kucing-kucingan. Namun belakangan ini pihak kecamatan dan Satpol kesulitan melakukan penindakan.

"Sekarang PKL tersebut menggelar lapak dagangannya tak lagi di bahu Jalan Pemurus, tapi di halaman-halaman rumah warga dan di depan halaman atau di atas parit. Inilah kendalanya karena tidak ada regulasi yang bisa dijadikan dasar untuk menindak aktivitas di area halaman rumah warga," sebut Camat Kertakhanyar Harun Al Rasyid.

Penegasan itu diutarakan Harun saat menghadiri audiensi perwakilan pedagang Pasar Ahad (Kertakhanyar) dengan Asisten I Pemkab Banjar di ruang kerja Sekda, Rabu (27/02/2019).

Baca: Air Irigasi Riam Kanan Dialirkan Kamis (28/2/2019), Warga Diimbau Tidak Lakukan Aktivitas di Sungai

Baca: Jadwal Live & Prediksi Real Madrid vs Barcelona Leg 2 Semifinal Copa Del Rey 2018/2019 Malam Ini

Harun menuturkan para PKL tersebut membayar sewa kepada warga pemilik halaman. Selain itu juga membayar retribusi kebersihan. Dua hal ini yang makin mempersulit penertiban karena mereka merasa telah membayar kewajiban.

"Kalau PKL lainnya yang beroperasi bahu Jalan A Yani sudah beres, sudah bersih. Tinggal itu saja (PKL Pemurus) yang belum karena terbentur ketiadaan aturan yang menopang untuk melaksanakan penertiban," ucap Harun.

Beberapa waktu, lanjutnya, pihaknya bersama Satpol PP serta Polsek Kertakhanyar telah melakukan pertemuan dengan PKL Pemurus. Juga telah ada surat pernyataan dari warga pemilik halaman.

Saat itu dicetuskan perlunya regulasi yang bisa dijadikan pegangan untuk mengatasi penyewaan halaman kepasa PKL. Lalu, perlunya dibentuk tim terpadu. "Itu poin penting rumusan saat itu, sudah lama. Ini yang sekarang kita tunggu-tunggu," tandas Harun.

Senada diutarakan Kapolsek Kertakhanyar Iptu Prasatya. "Benar apa yang dikatakan Pak Camat. Itulah kendalanya. Kami siap memback up, tapi dalam melakukan penindakan kami memerlukan dasar hukum," timpalnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved