Berita Banjar

Daftar Tuntutan Pedagang Pasar Ahad Saat Ngeluruk ke Kantor Bupati Banjar

Daftar Tuntutan Pedagang Pasar Ahad Saat Ngeluruk ke Kantor Bupati Banjar

Daftar Tuntutan Pedagang Pasar Ahad Saat Ngeluruk ke Kantor Bupati Banjar
banjarmasin post group/ idda royani
H Saibani, juru bicara perwakilan pedagang Pasar Ahad, membacakan enam poin tuntutan di hadapan pejabat Pemkab Banjar di ruang kerja sekda Banjar, Rabu (27/02/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Perwakilan pedagang Pasar Ahad, Kecamatab Kertakhanyar, Kabupaten Banjar, ngeluruk ke kantor Bupati Banjar di Jalan A Yani, Martapura, Rabu (27/02/2019) siang. Tujuan mereka beraudiensi dengan pejabat Pemkab Banjar.

Awalnya mereka dijadwalkan akan beraudiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar H Nasrun Syah di ruang kerja sekda pukul 13.00 Wita. Namun ternyata top manager di lingkungan birokrasi Bumi Bakarat tersebut ada tugas dadakan ke luar kota.

Akhirnya, perwakilan pedagang tersebut ditemui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H Zainuddin. Jajaran pejabat Pemkab Banjar yang hadir antara lain Kepala Dinas Kominfo HM Farid Soufian, Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat H Asian Badani, Kasi Bimbingan Keselamatan Operaiobal dan Pengendalian Perhubungan (Dishub) Herman Santoso.

Turut hadir Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah, Camat Kertakhanyar Harun Al Rasyid, dan Kapolsek Kertakhanyar Iptu Prastya.

Baca: SAKSIKAN! Live Streaming MNC TV Home United vs PSM Makassar, Siaran Langsung MNCTV Piala AFC 2019

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Malam Ini di MNC TV & RCTI - Chelsea Vs Tottenham, Kepa Absen?

Baca: Jadwal Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Timnas Indonesia di Grup Maut Bareng Thailand dan Vietnam

Di hadapan pejabar Pemkab Banjar tersebut, para perwakilan pedagang tersebut mengeluhkan makin menjamurnya aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Pemurus yang persis terletak di sebelah kanan Pasar Ahad. Aktivias PKL tersebut secara nyata menyebabkan dagangan mereka sepi.

Umumnya masyarakat memilih membeli barang kebutuhan kepada PKL tersebut karena lebih mudah dijangkau dan bisa berbelanja sambil lewat tanpa harus parkir. Sedangkan jika berbelanja ke Pasar Ahad mesti masuk ke area pasar, membayar retribusi parkir, dan naik ke lantai dua, tempat pedagang berjualan.

Mereka berharap pemerintah segera melakukan langkah konkret dan cepat menertibkan PKL tersebut. "Jika tidak, maka kami tidak akan membayar retribusi harian sebesar Rp 3.000 hingga PKL di Jalan Pemurus tersebut dibersihkan," tegas H Saibani, juru bicara perwakilan pedagang Pasar Ahad.

Baca: Daftar 5 Pemain Terbaik Piala AFF U-22 2019 Versi Fox Sports, Ada Marinus Manewar dan Firza Andika

Ia kemudian membacakan enam poin tuntutan pedagang Pasar Ahad yakni meminta pemerintah membubarkan PKL di sepanjag Jalan Pemurus dan lahan/ halaman rumah warga. Meminta pemerintah menginbau pemilik lahan atau halaman rumah agar tidak lagi disewakan kepada para PKL, menolak pindahan PKL Jalan Pemurus ke halaman parkir.

Bersedia menerima pindahan PKL Jalan Pemurus ditempatkan di lantai dua Pasar Ahad. Jika tidak, maka tidak akan membayar retribusi hingga PKL benar-benar bubar dan tidak lagi berjualan di sepanjang Jalan Pamurus. "Tuntutan keenam, jika kelak para PKL Jalan Pemurus kembali muncul (berjualan), maka kami akann kembali memghentikan pembayaran retribusi," sebut Saibani.

(banjarmasinpost.co.id/ idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved