Berita Banjarbaru

Pilpres dan Pileg 2019 Tak Pengaruh, Target Investasi Kalsel Dinaikkan di 2019

Secara nasional dipresdiksi oleh ekonom bahwa secara nasional akan ada stagnan. Tapi secara nasional target investasi nasional dituirunkan di 2019.

Pilpres dan Pileg 2019 Tak Pengaruh, Target Investasi Kalsel Dinaikkan di 2019
kontan
tambang batu bara 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Musim Pemilihan Umum di Pilpres dan Pileg 2019 ini iklim investasi di kalsel masih tetap stabil. Memang secara nasional dipresdiksi oleh ekonom bahwa secara nasional akan ada stagnan. Tapi secara nasional target investasi nasional dituirunkan di 2019.

Akan tetapi di Kalsel optimis tetap akan menaikkan capaian target investasi. Kepala Dinas penanaman Modal terpadu satu Pintu, Nafarin, Rabu (27/2/2019) menjelaskan meski target nasional diturunkan, target dinaikkan untuk Kalsel. "Di 2019 tergetnya Kalsel menjadi Rp 10,5 Triliun sementara tahun 2018 ini Rp 9,2 Trilun," kata Nafarin.

Dijelaskan Nafarin, untuk tahun 2018 dengan terget Rp 9,2 Kalsel bisa menempunya hanya dari Triwulan II, atau september 2018. Karena di bulan itu sudah realisasi investasinya sudah mencapai Rp 10,09 Triliun. "Belum lagi triwulan ke IV malah akan makin banyak kan lebihnya," kata Nafarin.

Nafarin masih optimis bisa capai target investasi di Kalsel tersebut karena Pemprov Kalsel akan memberikan berbagai kemudahan, termasuk perizinan dan pajak daerah yang lebih berorientasi pada keuntungan investor.

Baca: Air Irigasi Riam Kanan Dialirkan Kamis (28/2/2019), Warga Diimbau Tidak Lakukan Aktivitas di Sungai

Baca: Postingan Pilu Luna Maya Saat Syahrini dan Reino Barack Resmi Menikah di Jepang, Ini Tulisannya

Baca: Komisi DPRD Kalsel Punya Mobil Operasional Baru, Ini Harga Satu Unitnya

"Segala hal yang selama ini memberatkan investor kami pangkas habis. Pembebasan lahan dibantu, bahkan beberapa lahan sudah milik Pemprov Kalsel sehingga tidak perlu lagi dibebaskan. Perizinan juga dipermudah, karena tata ruangnya sudah sesuai peruntukannya. Dan berbagai kemudahan lainnya," tegasnya.

Sektor apa yang masih banyak investasi di Kalsel? Kabid Pengendalian dan Informasi Penanaman Modal, Denny P. Sinanga menjelaskan di Kalsel untuk realisasi investasi terbesar masih tidak lepas dari dua sektor yakni batu bara dan Perkebunan.

"Tapi kedepan kita juga cari peluang untuk Kehutanan dan energi termasuk sektor pariwisata sebab Kalsel sudah punya Geopark akan dijual dan promosikan," kata Denny.

Dijelaskan dia, tahun lalu, Adaro, Tanjung power, SuB con Arutmin di Tanbu juga mengintestasi di Kalsel.

"Termasuk kami melihat dan menerawang akan investasi untuk perusahaan perkayuan akan menggeliat.

Buktinya PT Basirih Indutri tamabah kapasitas parbik mesin, dengan nilai kotrak Rp 500 Miliar. Nantinya pasti makin menggeliat," kata dia. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved