Berita Tanahbumbu

Proyek Rusunawa 2017 Depan Pemkab Tanahbumbu Mangkrak, Daerah Belum Mau Terima Hibah

Bangunan dikerjakan sejak 2017, belum bisa di tempati sesuai ditargetkan akhir 2017 lantaran pembangunan belum rampung.

Proyek Rusunawa 2017 Depan Pemkab Tanahbumbu Mangkrak, Daerah Belum Mau Terima Hibah
banjarmasin post group/ helriansyah
MANGKRAK - Rusunawa di sekitar lokasi pekantoran Pemkab Tanbu terkesan mangkrak. Bangunan belum ditempati hingga sekarang sejak dibangun mulai 2017 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Mega proyek pembangunan rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) mengkrak. Bangunan dikerjakan sejak 2017, belum bisa di tempati sesuai ditargetkan akhir 2017 lantaran pembangunan belum rampung.

Informasi diperoleh mega proyek menghabiskan anggaran puluhan miliar bersumber dari dana pemerintah pusat (APBN), waktu pekerjaan sempat diperpanjang 90 hari--maret 2018--namun belum juga selesai hingga sekarang.

Pengamatan banjarmasinpost.co.id di lapangan, proyek berada di area lahan cukup luas. Terkesan jadi bangunan mangkrak karen kondsiny yang dibiarkan.

Ironis bangunan berada di jalan Dharma Praja, berada tidak jauh di seberang kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahbumbu dan dekat dengan perkantoran lainnya.

Baca: Tangis Ahmad Dhani Untuk Safeea Ahmad Dialami Maia Estianty 7 Tahun Lalu Untuk Al Ghazali

Baca: Eryusman Akui Institusinya Jadi Sorotan Publik, PN Batulicin Komitmen Ciptakan WBK dan WBBM

Padahal bangunan berlantai lima dengan jumlah 70 kamar, sudah dilengkapi beberapa fasilitas. Seperti jaringan listrik, bahkan fasilitas tersebut telah tersambung ke rusunawa. Selain di balik jendela dari kaca putih transfaran, telihat lampu di sebagian besar kamar telah menyala.

Kabarnya rusunawa penempatannya diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), selain pegawai negeri sipil (PNS) golongan 1 dan 2.

Selain itu didukung akses jalan lumayan lebar masuk ke area rusunawa, walau kondisinya masih tanah yang sebagian besar terhampar batu seplit (kerikil). Namun masih nyaman dilewati, meski di beberapa titik jalan masih bergelombang.

Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Tanahbumbu, Edi Purwanto dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id menerangkan, berawal dari perencanaan pada 2016 menjadi tupoksi Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Tanahbumbu.

Sementara Edi menjelaskan, waktu itu Disperkimtan belum menjadi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru. Mulai dari perencanaan hingga penghuni rusunawa, hingga proses pengusulannya ada di PUPR.

"Kalau peruntukannya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," ucap Edi ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/2/2019).

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved