Berita HST

Ketua AMAN Hulu Sungai Tengah Ingin Pemkab Jemput Bola, Terkait Pendataan Kolom Kepercayaan di KTP

Penganut kepercayaan bisa mencantumkan kepercayaan yang ia anut dalam kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Terlebih, di Hulu Sungai Tengah

Ketua AMAN Hulu Sungai Tengah Ingin Pemkab Jemput Bola, Terkait Pendataan Kolom Kepercayaan di KTP
tribunnews.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penganut kepercayaan bisa mencantumkan kepercayaan yang ia anut dalam kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Terlebih, di Hulu Sungai Tengah, masih ada beberapa aliran kepercayaan yang dianut oleh masyarakat.

Namun, hingga sekarang penganut kepercayaan di Hulu Sungai Tengah belum ada yang melaporkan untuk mencatat aliran kepercayaannya di KTP.

Aliran kepercayaan diakui oleh negara berdasarkan, gugatan uji materi Pasal 61 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 dan Pasal 64 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang mewajibkan mengisi kolom agama di Kartu Tanda Penduduk, pada 2017 lalu yang dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi.

Artinya, para penganut kepercayaan bisa mencantumkan aliran kepercayaan di Katru Tanda Penduduk (Kartu Tanda Penduduk) dan diakui oleh negara.

Baca: Foto Syahrini Pakai Gaun Pengantin Diposting Desainer, Dipakai Nikahi Eks Luna Maya, Reino Barack?

Baca: VIDEO Buruh Sawit Mengadu Ke DPRD Kotabaru, Gara-garanya Hak Mereka Tidak Full Diberikan Perusahaan

Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nasional (AMAN) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Roby, berharap pemerintah bisa melakukan jemput bola ke daerah-daerah yang menganut aliran kepercayaan. Apalagi, ada beberapa aliran kepercayaan di Hulu Sungai Tengah seperti Balian.

"Pemerintah harus jemput bola mendatangi ke sana. Memang masih banyak penganut kepercayaan di Hulu Sungai Tengah," katanya, Kamis (28/2/2019).

Ia berharap Pemerintah Daerah bisa bekerjasama melalui kecamatan hingga kepala desa untuk mendata penganut kepercayaan di Hulu Sungai Tengah. "Tentu penganut kepercayaan akan senang. Adanya jemput bola, mengingat aliran kepercayaan sudah bisa dicantumkan dalam KTP," katanya.

Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Dinas Kependudukan dam Pencatatan Sipil Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Norman Effendi, mengatakan sebelum adanya putusan MK, penganut kepercayaan harus memilih agama yang diakui negara. Kini, penganut kepercayaan bisa mencantumkan aliran kepercayaan yang ia yakini.

Pihaknya berencana akan mensosialisasikan terkait putusan MK tersebut di daerah penganut kepercayaan, seperti di Hantakan, Batang Alai Timur, dan Batang Alai Utara.

"Memang ada wacana kami untuk jemput bola ini juga untuk memudahkan masyarakat," bebernya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved