Berita HST

Cara Pemkab Hulu Sungai Tengah Tambah Wisatawan Usai Masuk Kalender Pariwisata Provinsi Kalsel

Cara Pemkab Hulu Sungai Tengah Tambah Wisatawan Usai Masuk Kalender Pariwisata Provinsi Kalsel

Cara Pemkab Hulu Sungai Tengah Tambah Wisatawan Usai Masuk Kalender Pariwisata Provinsi Kalsel
banjarmasin post group/ eka pertiwi
Wisata baru Tagur Hantul di Kabupaten HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sudah masuk kalender provinsi event pariwisata tahunan. Rencananya, event pariwisata tersebut bakal dilakukan pada Juni mendatang.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Fakhurazi, mengatakan untuk mendukung event pariwisata tersebut pihaknya bakal melakukan perbaikan sarana pra sarana wisata.

Lokasi event pariwisata rencananya dilakukan di wisata Pagat, Kecamatan Batu Benawa dan Lapangan Dwi Warna di Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan.

"Perbaikan akan kami lakukan pada awal Mei ini," ujarnya Jumat (1/3/2019)

Baca: Sisi Romantis Reino Barack Akhirnya Terungkap Usai Mantan Luna Maya itu Sah Jadi Suami Syahrini

Ada apa saja pada bulan Juli mendatang? Fakhrurazi membeberkan, event pariwisata akan digelar di dua tempat Lapangan Diw Warna dan wisata Pagat dengan kegiatan food traditional festival (festival makanan tradisional, red), karnival etnik, fotografi baik dari profesional maupun amatir via smartphone atau DSLR.

"Kami berharap event ini bisa menambah wisatawan yang datang ke Hulu Sungai Tengah," katanya.

Terlebih, lanjutnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pawisiata masih minim. Apalagi, hanya ada tiga lokasi yang ditarik PAD yakni Pagat di Batu Benawa, Air Panas di Hantakan, dan Log Laga Ria di Haruyan.

Baca: Blak-blakan Natasha Wilona Soal Status Verrell Bramasta Usai Dikabarkan Didekati Anak Hotman Paris

Dirincikannya, untuk Pagat dari target Rp 127.500.000 hanya tercapai Rp 72.500.000, Air Panas dari target Rp 37.500.000 hanya tercapai Rp 32.750.000, dan Log Laga Ria dari 17.500.000 tercapai Rp 22.190.000.

"Di sisi lain, wisata lain juga tumbuh. Meski tak ditarik PAD," katanya.

Potensi wisata di Kabupaten Hulu Sungai Tengah ada 21 objek wisata. Hampir semuanya dikelola oleh karang taruna. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved