Kriminalitas Kotabaru

Dengan Cara ini, Polisi Meringkus Pelaku Pembacokan Kepala dan Perut di Hampang

Hanya beberapa jam, pelaku pembacokan kepala di wilayah Kecamatan Hampang Kabupten Kotabaru bisa terungkap.

Dengan Cara ini, Polisi Meringkus Pelaku Pembacokan Kepala dan Perut di Hampang
istimewa
Mulkani alias Imul 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Hanya beberapa jam, pelaku pembacokan kepala di wilayah Kecamatan Hampang Kabupten Kotabaru bisa terungkap.

Jajaran Polsek Hampang berhasil menangkap pelaku setelah dilakukan pendekatan terhadap keluarga pelaku.

Sebelumnya, pelaku sempat bersembunyi usai melakukan penganiayaan hingga korbannya tewas.

Korbannya mengalami luka bacok di bagian perut hingga isi perutnya keluar.

Pelaku menggunakan parang untuk melakukannya.

Bukan itu saja, pelaku juga membacok bagian kepala korbannya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (26/2/19) sekitar pukul 04.00 wita.

Baca: Sosok Ini Jadi Pelarian Nagita Slavina Ketika Bertengkar dengan Raffi Ahmad, Bukan Rieta Amalia

Baca: Dipo Latief Tolak Sidang Isbat Pernikahan, Nikita Mirzani Curhat Panjang Tentang Utang

Baca: Membalas Pembunuhan Ayahnya, Putra Osama bin Laden Ancam Serangan ke AS, Negara Adidaya Panik

Baca: Teman Luna Maya, Melaney Ricardo Ucapkan Selamat Pernikahan Syahrini-Reino Barack, #Energy of Akad

Usai melalukan aksinya, pelaku yang diketahui bernama Mulkani alias Imul (30) warga Desa Limbungan Rt 7 Rw 2 Pondok 1 Kebun Intan Estate Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru, kabur.

Setelah pelaku melarikan diri dan bersembunyi, polisi yang sudah mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas pelaku yang kemudian didatangi ke rumahnya.

Namun saat itu, pelaku sudah tidak ada.

Pihak keluarga diminta untuk menghubungi sebelum polisi bertindak tegas.
Hanya beberapa jam setelah polisi mendatangi rumah pelaku, pihak keluarga langsung menghubungi pihak polsek yang menyatakan pelaku siap menyerahkan diri.

Alhasil polisi pun melakukan penjemputan terhadap pelaku tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 20.30 wita.

Pelaku mengakui kesalahannya dan siap menyerahkan diri serta diproses.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menuduh korban yang bernama Suryanto berselingkuh dengan istrinya.

Akibatnya, dia tak bisa menahan amarah dan langsung membacok korban.

Kapolsek Hampang Ipda Marjoko didampingi Kanit Reskrimnya Bripka M Syolikhin, Jumat (1/3/19) membenarkan kasus tersebut.

Kini pelakunya sudah ditahan untuk diproses lebih lanjut.

"Pelaku melakukan penganiayaan karena pelaku melihat korban keluar dari dalam rumahnya, pada saat korban pulang dari kerja sekitar pukul 04.00 wita. Dan pelaku langsung menanyakan ke korban dengan kalimat selingkuh lawan biniku kah ikam, dan dijawab korban tidak. Tanpa basa basi, pelaku langsung melayangkan parang hingga mengenai perut sebelah kiri hingga usus perut keluar, lalu korban mengaku Maaf saya salah," katanya.

Namun, pelaku tak terbendung lagi, pelaku kembali membacok korban di bagian kepalanya.

Pelaku membacok selama beberapa kali, setelah itu pelaku kabur.

"Setelah dilakukan pencarian dan diberikan penjelasan kepada keluarga pelaku serta pelaku masih bisa dihubungi via telpon dan memberitahukan keberadaannya, lalu dijemput dan ditangkap," katanya.

Dari perbuatan pelaku, dikenakan pasal 354 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan berat mengakibatkan orang meninggal dunia dengan ancaman minimal 7 tahun kurungan penjara.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved