Berita HST

Dua Traffic Light di Daerah Kabupaten HST Ini Mati, Penggantian Tunggu Lelang

Dua traffic light di dua titik di Hulu Sungai Tengah mati. Bahkan, traffic light sudah tidak berfungsi sudah sebulan sejak awal Februari lalu

Dua Traffic Light di Daerah Kabupaten HST Ini Mati, Penggantian Tunggu Lelang
banjarmasin post group/ eka pertiwi
Traffic light di perempatan Tengkarau, Kabupaten HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dua traffic light di dua titik di Hulu Sungai Tengah mati. Bahkan, traffic light sudah tidak berfungsi sudah sebulan sejak awal Februari lalu hingga Jumat (1/3/2019)

Dua titik ini yakni traffic light di perempatan Bulau dan Tengkarau atau di perempatan yang menghubungkan Jalan Murakata dengan Jalan Bulau dan Jalan Surapati (Tengkarau).

Warga Desa Banua Jingah, Fadly mengaku sering waswas ketika melintasi kawasan tersebut. Apalagi Jalan Murakata merupakan jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan Kabupaten Balangan.

Dibeberkannya, bagi yang ingin ke Tanjung atau Balangan, maka akan melintasi jalur tersebut.

Baca: Blak-blakan Natasha Wilona Soal Status Verrell Bramasta Usai Dikabarkan Didekati Anak Hotman Paris

Baca: Sisi Romantis Reino Barack Akhirnya Terungkap Usai Mantan Luna Maya itu Sah Jadi Suami Syahrini

Baca: Pengakuan Nurbaeny Janah Saat Dituding Sebagai Istri Simpanan Hotman Paris, Singgung Kesetiaan

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 29, Tottenham Hotspurs vs Arsenal & Everton vs Liverpool

"Yang lewat terkadang truck. Nah ketika ingin menyeberang dari Jalan Surapati ke Banua Jingah harus melintasi Jalan Murakata. Ya khawatir, harus hati-hati. Untungnya, sejauh ini masih aman, tidak pernah ada kecelakaan," bebernya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, M Yani mengatakan jika perbaikan memerlukan waktu.

Saat ini pihaknya masih melakukan lelang perbaikan traffic light di dua titik tersebut. Pagu anggaran dua titik tersebut sebesar Rp 600 juta.

Ia menarget lelang akan selesai pada April mendatang. "Itu warisan lawas dari pemerintah pusat. Memang harus diganti dan diperbaiki," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved