Kriminalitas Banjarbaru

Kronologi dan Penyebab Penusukan Ade Oleh Warga Sungai Baru Kota Banjarbaru

Ijur (25) warga Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru diamankan oleh aparat berwajib usai menusuk Ade Wardana (44).

Kronologi dan Penyebab Penusukan Ade Oleh Warga Sungai Baru Kota Banjarbaru
Dok Humas Polres Banjarbaru untuk BPost Group
Ijur (25) warga Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan saat diperiksa usai menusuk Ade Wardana (44). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ijur (25) warga Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru diamankan oleh aparat berwajib usai menusuk Ade Wardana (44).

Pelaku penusukan di Halaman Kampus Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari Kota Banjarbaru, Kamis (28/2) ini diamankan oleh anggota Sat Reskrim Polres Banjarbaru.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit idaman Kota Banjarbaru, namun nyawa korban tidak dapat tertolong karena banyak mengeluarkan darah akibat dari penusukan dengan sejumlah mata luka.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasubbag humas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati membenarkan dengan penangkapan pelaku.

Baca: Billy Syahputra Beri Tanggapan Status Galau Hilda Vitria , Ini Doa Kriss Hatta untuk sang Mantan

Baca: Blak-blakan Natasha Wilona Soal Status Verrell Bramasta Usai Dikabarkan Didekati Anak Hotman Paris

Baca: Sisi Romantis Reino Barack Akhirnya Terungkap Usai Mantan Luna Maya itu Sah Jadi Suami Syahrini

Baca: Pengakuan Nurbaeny Janah Saat Dituding Sebagai Istri Simpanan Hotman Paris, Singgung Kesetiaan

"Saat ini tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Banjarbaru untuk dilakukan penyidikan," katanya, Jumat, (1/3).

Dijelaskannya bahwa tersangka sempat di amankan warga sekitar, kemudian diserahkan ke anggota polres banjarbaru yang beberapa saat tiba di lokasi kejadian.

Motif tersangka melakukan penusukan dikarenakan sakit hati terhadap ucapan korban sewaktu bertemu pelaku di warung dekat Kampus Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari yang menuduhnya mencuri uang.

Korban sebelumnya melihat pelaku sempat masuk tanpa izin ke dalam ruang direktur. Tidak terima dengan ucapan korban, kemudian pelaku pulang dan menunggu korban di pos depan kampus.

Saat itu korban sedang pergi ke Bank untuk mengambil uang gajih karyawan yang bekerja di kampus.

Saat korban datang, kemudian pelaku mendatanginya dan menanyakan apa maksud ucapan tuduhan korban saat bertemu di warung dekat kampus.

Namun saat itu Korban tidak menggubris ucapan dari pelaku. Merasa tidak di gubris, pelaku kemudian mendorong korban dengan bahunya dan mengeluarkan senjata tajam jenis pisau yang sudah disiapkan tersangka dan menusukannya ke tubuh korban beberapa kali.

Saat itu korban sempat melarikan diri keruang lobby kampus untuk meminta pertolongan. Melihat banyak orang di ruang lobby kampus, pelaku kemudian pergi meninggalkan kampus.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 29, Tottenham Hotspurs vs Arsenal & Everton vs Liverpool

Baca: Jadwal Siaran Langsung Perseru Serui vs Persebaya Sabtu (2/3) di Piala Presiden 2019 Live Indosiar

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit idaman Kota Banjarbaru, namun nyawa korban tidak dapat tertolong karena banyak mengeluarkan darah akibat dari penusukan tersebut," ujarnya.

Dari hasil visum yang di lakukan oleh Dokter di Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru, korban mengalami luka pada bagian bawah ketiak sebelah kanan, di bawah dagu serta dibagian telinga akibat tusukan benda tajam.

“Untuk tersangka dijerat dengan Pasal 338 tentang pembunuhan, junto 351 tentang penganiayaan berat berujung kematian. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara", tegasnya (banjarmasinpost.co.id/ aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved