Kriminalitas HSU

Kronologi Pengungkapan 250 Tabung LPG 3 Kg yang Disinyalir Dijual di Atas Harga Eceran Tertinggi

Anggota Polsek Danau Panggang berhasil menggagalkan penjualan LPG dalam jumlah besar yang tidak disertai dengan izin usaha.

Kronologi Pengungkapan 250 Tabung LPG 3 Kg yang Disinyalir Dijual di Atas Harga Eceran Tertinggi
Dok Humas Polres HSU
Barang bukti tabung gas 3 kg yang diamankan Polres HSU, Jumat (1/3/3019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Anggota Polsek Danau Panggang berhasil menggagalkan penjualan LPG dalam jumlah besar yang tidak disertai dengan izin usaha. Pelaku diamankan karena melakukan tindak Pidana dan melanggar aturan yang berlaku.

Setiap orang yang melakukan kegiatan Usaha Minyak Bumi dan/atau kegiatan Usaha Gas Bumi tanpa Izin Usaha Pengangkutan dan Izin Usaha Niaga atau Pelaku Usaha dilarang memproduksi dan atau memperdagangkan barang dan atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standart yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan peundang-undangan.

Dan pelaku usaha dalam menawarkan barang dan/atau jasa yang ditunjukkan untuk diperdagangkan dilarang menawarkan, mempromosikan, mengiklankan atau membuat pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan mengenai harga atau tarif suatu barang danatau jasa.

Hal ini tertuang pada 53 huruf b dan huruf d UU RI Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi atau Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan/atau Pasal 10 huruf a UU RI No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Baca: Pengakuan Nurbaeny Janah Saat Dituding Sebagai Istri Simpanan Hotman Paris, Singgung Kesetiaan

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 29, Tottenham Hotspurs vs Arsenal & Everton vs Liverpool

Kapolsek Danau Panggang Ipda Siswadi mengatakan pelaku Jumaidi (35) warga Desa Pandamaan Kecamatan Danau Panggang diamankan di pelabuhan Sungai Panangah Kecamatan Danau Panggang Kabupaten HSU Kalsel, Rabu (27/02/2019) malam.

Anggota mengamankan saat Jumaidi saat tertangkap tangan sedang melakukan bongkar muat LPG 3 kilogram dari gerobak kayu dan dipindahkan ke kapal bermesin.

Kapal sepanjang 10 meter tersebut sudah terisi dengan LPG 3 kilogram sebanyak 170 tabung gas. "Ada juga 49 tabung gas yang kosong, dan 80 tabung gas berisi yang masih belum sempat dipindahkan ke kapal," ujar Kapolsek Danau Panggang Ipda Siswadi.

Anggota melakukan pmeriksaan dan ternyata bersangkutan tidak memiliki izin pengangkuta dan niaga Migas. Dari kesaksian Jumaidi LPG 3 kilogram twrsebut dapatkannya dari Kecamatan Danau Panggang dan akan dijual lebih mahal di daerah lain, melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Seluruh barang bukti akhitnya dibawa ke Mapolsek Danau Panggang untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Perseru Serui vs Persebaya Sabtu (2/3) di Piala Presiden 2019 Live Indosiar

Baca: Link Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs PS Tira Sabtu (2/3) Esok Sore Piala Presiden 2019

Dan juga ditemukan ada 49 tabung gas yg kosong, di dalam gerobak yg akan dimuat ke kapal ditemukan 80 tabung gas yang berisi, setelah diperiksa terlapor tidak ada memiliki izin pengangkutan dan niaga migas, 250 tabung LPG3 Kg tersebut di ambil dari Kecamatan Danau Panggang dan akan di jual dgn harga melebihi HET yg telah ditetapkan, kemudian terlapor dan barang bukti dibawa ke Polsek Danau Panggang untuk proses lebih lanjut.

Anggota Polsek Danau Panggang akhirnya mengamankan barang bukti berupa 250 tabung LPG 3 Kg yang berisi, 49 tabung LPG 3 Kg yang kosong, satu unit sepeda motor Merk Honda type Karisma yang dirangkai dengan gerobak kayu panjang sekitar 3 meter dan satu kapal kayu bermesin dompeng 21 panjang sekitar 10 meter.

(banjarmasinpost.co.id/ Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved