Berita Tanahlaut

Muncul Surat Pengunduran Diri Perangkat Desa Pantai Linuh Ini Kelanjutannya

Muncul Surat Pengunduran Diri Perangkat Desa Pantai Linuh Ini Kelanjutannya

Muncul Surat Pengunduran Diri Perangkat Desa Pantai Linuh Ini Kelanjutannya
asep dari sosial media untuk BPost
Surat pengunduran diri perangkat desa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Setelah sempat mengancam mengundurkan diri jika armada angkutan tambang bijih besi melintas di desa mereka, tampaknya perangkat Desa Pantai Linuh menepati janjinya.

Baru-baru ini tersebar surat permohonan pengunduran diri dari perangkat desa hingga Badan Perwakilan Desa (BPD) yang tersebar di media sosial.

Bahkan, muncul keluhan warga terkait pelayanan kantor desa yang tutup karena perangkat desa yang mogok kerja dengan menyerahkan surat pengunduran diri ke perwakilan pegawai kecamatan di Pantai Linuh.

Camat Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan, Andi Mashabi, Jumat (1/3/2019) membenarkan menerima surat pengunduran diri perangkat desa Pantai Linuh Kecamatan Batu Ampar ke dirinya. Namun terangnya hal itu salah administrasi birokrasi. 

Baca: Nasib Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Eks Luna Maya Berdasar Terawang Naomi Angelia & Mbak You

Baca: Pesan Iis Dahlia Untuk Syahrini Agar Katakan Ini Pada Luna Maya Sebelum Dinikahi Reino Barack

Seharusnya terangnya pengunduran diri perangkat desa ditujukan kepada kepala desa yang mengangkat mereka bukan kepada camat.

"Kami juga sudah memanggil kepala desa untuk keterangan surat itu tapi tidak datang jadi surat-surat itu kami kembalikan lagi ke perangkat desa," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (1/3/2019).

Selain itu terangnya ia juga sudah meminta perangkat desa untuk bermusyawarah dan sudah memberi penjelasan mekanisme pengunduran diri.

Namun tambahnya ia juga sudah membacakan surat keputusan Bupati terkait jalan Desa Pantai Linuh yang diperbolehkan dilintasi armada tambang dan meminta perangkat desa tetap memberi pelayanan kepada masyarakat.

"Saya sendiri sudah membacakan dan dalam musyawarah yang digelar Senin (25/2/2019) kemarin juga perangkat desa bersedia untuk memberikan pelayanan, artinya tidak jadi mengundurkan diri," jelasnya.

Masyarakat bersama tokoh masyarakat tambahnya juga sudah meminta kepala desa agar melakukan tugasnya kembali.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved