Berita Batola

Pencanangan Gerakan PSN Tak Dihadiri Warga, Bupati Batola Ungkapkan ini

ACARA pencanangan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M plus, Kamis (28/2) siang di Puskemas Berangas, Kecamatan Alalalak, Kabupaten Batola

Pencanangan Gerakan PSN Tak Dihadiri Warga, Bupati Batola Ungkapkan ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (1/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - ACARA pencanangan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M plus, Kamis (28/2) siang di Puskemas Berangas, Kecamatan Alalalak, Kabupaten Batola ternyata membuat Bupati Hj Normiliyani tampak geram.

Bukannya, memberikan sambutan, Normiliyani di hadapan sejumlah camat, kepala dinas, kepala desa, undangan dari BPJS kesehatan tampak mengutarakan kekecewaannya kepada tamu karena tidak ada warga Berangas yang datang.

“Ini koq malah pejabat semua yang datang. Harusnya, saat pencanangan pemberantas nyamuk itu dihadiri banyak warga. Bukan diisi pejabat seperti ini,” katanya.

Menurut Normiliyani, kalau ada warga, kan terjadi dialog sehingga ramai.
Jangan simbolis seperti ini.

Saat ini yang menjadi korban deman berdarah itu kan warga.

Kenapa warga tidak dilibatkan dalam acara pemberantasan nyamuk.

Baca: Ekspresi Bupati Batola Mendengar Pengakuan Warganya yang Lebih Suka Minum Air Mentah Sungai Barito

Baca: Pendaftaran Hari Ini, UGM Siapkan 1.720 Komputer untuk Tes UTBK SBMPTN 2019, Ini Jadwalnya

Baca: Dewi Perssik Bongkar Hubungan Suami Ashanty, Anang Hermansyah dengan Kakaknya Saat Jenguk Ayahnya

Baca: Orang Terdekat Bagikan Foto Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Sebut Tunggu Aslinya Eks Luna Maya

Baca: Hari Ini, Pendaftaran UTBK Dibuka, Simak Tahapan dan Biaya Tesnya, Jadi Syarat Ikut SBMPTN 2019

Jangan sampai acara seremonial, lalu habis tidak kelanjutannya.

Normiliyani mencontohkan seperti pada layanan kartu peserta keluarga harapan (PKH), banyak warga bertanya dan protes.

Namun, warga ternyata bisa menerima setelah dijelaskan sehingga saat ini kurang pesan WA dan SMS yang masuk ke dirinya

“Dulu banyak sekali, warga mengirim WA dan SMS ke hape saya. Koq PKH, begini, koq begitu. Saya jelaskan dengan sabar, akhirnya warga mengerti. Harusnya, pencanagan pemberantasan nyamuk itu seperti itu melibatkan warga” katanya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved