Berita Banjarmasin

Dewan Mengaku Tak Pernah Diajak Berdiskusi Soal Kinerja Bank Kalsel

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) beberapa waktu lalu, ada dua pejabat Direksi dan satu pejabat Komisaris yang digeser

Dewan Mengaku Tak Pernah Diajak Berdiskusi Soal Kinerja Bank Kalsel
banjarmasinpost.co.id/acm
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) beberapa waktu lalu, ada dua pejabat Direksi dan satu pejabat Komisaris yang digeser di tubuh Bank Kalsel.

Dalam Rilis Resmi Bank Kalsel, pergeseran pejabat Bank Kalsel ini dinyatakan merupakan langkah untuk meningkatkan efisiensi dan penyegaran pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Kalsel tersebut.

Komisaris yang digeser yaitu Komisaris Independen Bank Kalsel, H Zulfadli Gazali dan Direktur Bisnis, Rudi Syahrinsyah dan Direktur Operasional, Gusti Agus Permana.

Terkait hal tersebut, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel tak berani memprediksi arah perkembangan Bank Kalsel kedepan.

Baca: Mantan Kekasih Luna Maya, Reino Barack Nikahi Syahrini, Dikabarkan Berkas Pernikahan Belum Lengkap

Baca: Link Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019, Simak Persyaratan dan Cara Buat Akun di LTMPT

Baca: Disebut-sebut Keluarganya Dukung Capres 01, Sandiaga Uno Mengaku Tak Kenal Orang yang Keluarga

Baca: Balasan Untuk Adik Syahrini Sebut Ada yang Cari Panggung, Ada Foto Istri Reino Barack dan Luna Maya

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo menjelaskan, selama ini pihaknya tidak pernah diajak berdiskusi dan berkonsultasi khususnya terkait kinerja Bank Kalsel.

"Jadi kalau diminta pendapat soal itu kami sama sekali tidak tahu," kata Imam.

Keputusan perombakan jajaran Direksi dan Komisaris menurutnya memang menjadi suatu hal yang lumrah pada industri perbankan.

Namun Imam mengingatkan dalam hal apapun jika suatu pekerjaan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka bisa berdampak negatif.

"Kita belum tahu bagaimana nanti hasil perombakan ini, akan kita lihat perkembangan kedepannya," kata Imam.

Pihaknya selama ini diakui Imam hanya mengawasi Bank Kalsel dari aspek politis, karena secara teknis pengawasan seluruh industri perbankan sudah ditangani oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari hasil perombakan tersebut, Direktur Operasional saat ini dirangkap oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved