Pilpres 2019

Saat Millenial Banua Bahas Politik di Kalsel Jelang Pemilu dan Pilpres 2019, Ini Poinnya

Saat Millenial Banua Bahas Politik di Kalsel Jelang Pemilu dan Pilpres 2019, Ini Poinnya

Saat Millenial Banua Bahas Politik di Kalsel Jelang Pemilu dan Pilpres 2019, Ini Poinnya
banjarmasin post group/ achmad maudhody
Diskusi Publik ajak kaum milenial Kalsel berdiskusi politik jelang Pemilu 2019 di Taher Square Jalan Kapten Piere Tendean Banjarmasin, Sabtu (2/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua DPD KNPI Kalsel Fazlur Rahman menyatakan indeks pembangunan Pemuda Kalsel dua tahun berturut-turut menempati posisi buncit dibanding Provinsi lainnya di Indonesia.

Hal ini menurutnya menunjukkan ada kesalahan dalam pembinaan kaum muda di Kalsel saat ini. "Kalau tidak kita sebagai kaum muda siapa lagi yang akan benahi Pemuda di Kalsel," kata Fazlur Rahman saat Diskusi Publik ajak kaum milenial Kalsel berdiskusi politik jelang Pemilu 2019 di Taher Square Jalan Kapten Piere Tendean Banjarmasin, Sabtu (2/3/2019).

Dalam diskusi bertema Milenial Political Movement, A Solution or Not? itu, politisi PKB M Yusuf tak menampik biaya politik di Kalsel cukup besar. Namun dirinya percaya masih banyak Pemilih yang memang memilih Caleg melihat dari program-program yang ditawarkan walaupun tak andalkan modal biaya politik yang terlampau besar.

Ketua Taruna Merah Putih Kalsel, M Syaripuddin menjelaskan, Diskusi Publik kali ini memiliki tujuan untuk menstimulasi pemahaman dan meningkatkan peran kaum muda dalam politik di Indonesia.

Baca: Hasil Persib Bandung vs PS Tira Persikabo : Skor Akhir 1-2, Debut Beckham di Piala Presiden 2019

Baca: Kode Ibunda Faisal Nasimuddin ke Luna Maya Usai Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Jadi Mantu?

Baca: SAKSIKAN! Link Live Streaming Indosiar Perseru Serui vs Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2019

"Kami harap dengan adanya diskusi pertukaran pikiran dalam forum ini bisa hadirkan ide-ide baru dari kaum muda tanpa memicu perpecahan. Kami ingin Pemuda melalui forum ini menciptakan Efek konstruktif terhadap perpolitikan di Indonesia khususnya di Kalsel," kata M Syaripuddin.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Kalsel, Gusti Syahrar, dalam sambutannya menyatakan miliki harapan besar dari forum-forum dan diskusi Pemuda untuk memberikan rekomendasi nyata terhadap Pemerintah.

Sedangkan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah mengaku sangat mengaoresiasi kegiatan yang menggugah kesadaran politik kaum muda seperti yang dilakukan Taruna Merah Putih Kalsel.

Menurutnya, kaum Pemuda harus paham betul fungsi politik, dimana politik adalah alat untuk bisa secara nyata memperjuangkan aspirasi masyarakat termasuk kaum muda itu sendiri.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved