Berita Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Pastikan Tetap Akan Eksekusi Bangunan di Rantauandarat

Wali Kota Banjarmasin Pastikan Tetap Akan Eksekusi Bangunan di Rantauandarat

Wali Kota Banjarmasin Pastikan Tetap Akan Eksekusi Bangunan di Rantauandarat
Dok Humpro Banjarmasin untuk BPost Group
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengunjungi area RS Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Senin (4/3/2019) Satpol PP Kota Banjarmasin ditugaskan untuk melakukan eksekusi rumah warga di Rantauan Darat, Banjarmasin. Hal itu diutarakan oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (2/3/2019).

Sebutnya persoalan konsinyasi (penitipan uang pergantian lahan) diajukan Pemko Banjarmasin ke pengadilan masuk dalam tahap sidang. Bahkan persidangan antar Pemko Banjarmasin dan warga yang menggugat atas ganti lahan tersebut sudah hampir pada putusan.

Sebelumnya, direncanakan putusan sidang pada Kamis (28/2/2019). Putusan tersebut menentukan kalah atau menangnya baik penggugat maupun tergugat. Namun ketika persidangan, pengadilan rupanya menunda putusan akhir tersebut.

Ibnu Sina mengatakan, awalnya bangunan di atas lahan pada wilayah Rantauandarat direncanakan secepatnya dibongkar. Namun karena menghormati putusan hakim yang dijadwalkan pada tanggal 28 Februari, pembongkaran pun tidak dilakukan.

Baca: BREAKING NEWS : Dua Warga Banjarmasin Gagal Ambil Sabu 40 Kg dan Ekstasi 12 Kg di Palembang

Baca: SAKSIKAN! Link Live Streaming Indosiar Perseru Serui vs Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2019

Baca: Maia Estianty, Al Ghazali Terbang ke Surabaya, Jenguk Ahmad Dhani? Dul Jaelani Bawa Makanan Ini

Baca: Kode Ibunda Faisal Nasimuddin ke Luna Maya Usai Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Jadi Mantu?

Baca: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Qatar 2019 Live Trans 7 : Valentino Rossi & Marc Marquez Favorit Juara

Sebutnya, lahan yang saat ini masih terdapat delapan unit rumah warga itu sepenuhnya sudah kewenangan Pemko Banjarmasin. Ditambah lagi ujarnya sesuai surat Ketua Pengadilan Negeri yang menyatakan lahan tersebut kewenangan Pemko.

Berdasarkan itu pula, disampaikan Ibnu untuk eksekusi tidak harus menunggu putusan. Namun sebagaimana pernyataan Ibnu di awal, pihaknya menghormsti persidangan.

Akan tetapi, putusan akhir sidang konsinyasi ternyata ditunda. Ibnu menyampaikan sidang putusan akan berlanjut pada Rabu (13/3/2019). Namun eksekusi tetap akan dilakukan.

Sementara itu, satu Pemilik lahan, Jamaluddin mengatakan dari konsinyasi tersebut pihaknya telah melakukan gugatan. Karena pihak keluarga tidak menyetujui akan jumlah uang pergantian lahan yang ditawarkan oleh Pemko Banjarmasin.

Baca: Keceplosan, Kate Middleton Tak Sengaja Ungkap Nama Panggilan Sayang Puteri Charlotte

Ditanya keinginan untuk naik harga ganti lahan dan bangunan, Jamaluddin mengatakan hal itu sudah tentu diinginkan oleh para pemilik. Terlebih mengacu pada warga sebelumnya yang mendapatkan harga lebih tinggi dibanding penawaran. Namun warga tersebut ucap Jamaluddin tidak mau mengambil.

"Kemarin saya suruh teman saya itu ngambil cuma katanya dia nggak berani. Kemudian keluarga kan seperti diintimidasi," jelasnya.

Mengenai pembongkaran, Jamaluddin juga menyampaikan akan mengumpulkan bukti-bukti apabila terjadi kekerasan atau pembongakdan tanpa persetujuan. Pihaknya juga akan mengajukan banding apabila kalah dalam gugatan konsinyasi tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/ isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved