Berita Kalteng

Dewan Pertanyakan Operasional Gedung Sport Center, Habiskan Puluhan Miliar Rupiah Kini Terbengkalai

Gedung Indoor sport center yang menghabiskan dana hingga puluhan miliar tersebut, terkesan mangkrak sehingga banyaj bagian yang rusak.

Dewan Pertanyakan Operasional Gedung Sport Center, Habiskan Puluhan Miliar Rupiah Kini Terbengkalai
tribunkalteng.com/faturahman
Gedung Indoor Sport Center terletak di Jalan Tjilik Riwut km 5, ini dibangun sejak tahun 2012 dan ditargetkan rampung 2014, namun sampai saat ini belum juga selesai sehingga terkesan terbengkalai. 

BANJARMASIBPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pembangunan Gedung Sport Center atau lapangan indor yang ada di Jalan Tjilik Riwut Km 5 samping Stadion Sepak Bola Tuah Pahoe, Palangkaraya, sudah rampung sejak tiga tahun lalu, namun hingga, Senin (4/3/2019) belum juga dioperasionalkan.

Gedung Indoor sport center yang menghabiskan dana hingga puluhan miliar tersebut, terkesan mangkrak sehingga banyaj bagian yang rusak, demikian juga dengan cat gedung sudah tampak kusam dan gedung terkesan terbehgkalai, karena tidak diurus dengan baik.

Ini sempat dipertanyakan, Jimin, anggota Komisi D DPRD Kalteng, bidang  Pembangunan Infrastruktur, karena gedung yang dibangun sejak 2012 dan ditargetkan rampung 2014 tersebut hingga kini belum tampak dioperasionalkan sehingga terkesan jadi bangunan tua.

"Kami perlu penjelasan soal operasional gedung indor tersebut, kenapa hingga saat ini belum juga dioperasionalkan, padahal tidak sedikit anggaran yang dikucurkan untuk pembangunanya, ini perlu adanya penjelasan dari instansi terkait," ujarnya saat rapat bersama jajaran PUPR Kalteng.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar Persita Tangerang vs Persela di Piala Presiden 2019

Baca: Kondisi Luna Maya Saat Umrah Disorot Ketika Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Lihat Wajahnya

Sementara itu, Kepala PUPR Kalteng, Salahuddin, mengakui, hingga saat ini pihaknya masih dalam tahap penyelesaian gedung tersebut, karena masih ada beberapa bagian yang belum dibangun." Dulunya pengerjaanya dilakukan oleh Dispora, tetapi saat ini diserahkan kepada PUPR," ujarnya.

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran,  sempat memantau gedung tersebut, dan meminta agar Sekda bersama Kadis PUPR dan Kadispora menghitung untuk anggaran 2019, yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan fisik GOR Indoor yang dibangun sejak jaman gubernur sebelumnya, Agustin Teras Narang.

Namun Sugianto menekankan, agar toilet GOR Indoor tidak seperti Stadion Tuah Pahoe, yang tidak representatif. Kadishut, juga diminta melakukan penghijauan di Halaman GOR Indoor dengan menanam tanaman yang mudah tumbuh dan gampang dirawat.

Shalahudin mengatakan perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan GOR Indoor sekitar Rp17 miliar-Rp19 miliar."Setelah dianggarkan pada 2019,  bangunan langsung dikerjakan penyelesaianya. Gedung tersebut mampu menampung hingga 6000 orang," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved