Berita Banjarmasin

H Saidi Mansyur Cs Akan Terima Surat Peringatan Tertulis dari KPU Kalsel karena Terbukti Ini

Hal ini sesuai dengan hasil Keputusan Majelis Sidang Penyelesaian Pelanggaran Administrasi Pemilu digelar Bawaslu Provinsi Kalsel, Senin (4/3/2019).

H Saidi Mansyur Cs Akan Terima Surat Peringatan Tertulis dari KPU Kalsel karena Terbukti Ini
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Suasana sidang putusan Pelanggaran Administrasi Pemilu oleh Bawaslu Kalsel, Senin (4/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KPU Provinsi Kalsel akan berikan peringatan tertulis kepada Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Nasdem Kabupaten Banjar sekaligus Wakil Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur.

Hal ini sesuai dengan hasil Keputusan Majelis Sidang Penyelesaian Pelanggaran Administrasi Pemilu yang digelar Bawaslu Provinsi Kalsel, Senin (4/3/2019).

Dimana pada kasus ini, H Saidi Mansyur merupakan salah satu dari total lima terlapor atas dugaan pelanggaran administrasi Pemilu yang dilakukan Pengurus Partai Nasdem di Kecamatan Beruntungbaru, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Ketua Majelis Sidang juga Memerintahkan KPU Provinsi Kalsel untuk perintahkan terlapor untuk memperbaiki administrasi agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan.

Baca: Dinas PUPR Banjar Akan Surati Dishut Kalsel Untuk Bangun Jembatan Putus di Tahura Penghubung 2 Desa

Selain H Saidi Mansyur, keempat terlapor lainnya yaitu H Guntur Prawira sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Kalsel, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Banjar, Akhmad Rizanie Anshari, Bendahara DPD Partai Nasdem Kabupaten Banjar yang juga anggota DPRD Banjar, Abdussaman, Wakil Ketua Bidang OKK DPD Partai Nasdem Kabupaten Banjar, M Safwani.

Menurut Majelis Sidang yang diketuai Azhar Ridhanie, kelima terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan menyalahi Pasal 29 Ayat 1, Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu.

Dimana terlapor terbukti tidak dapat menunjukkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari pihak Kepolisian setempat yang ditembuskan ke KPU dan Bawaslu saat menggelar kampanye tatap muka.

Namun pada Sidang dengan agenda pembacaan putusan ini, hanya satu terlapor yaitu Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Banjar, Akhmad Rizanie Anshari yang hadir mewakili terlapor lainnya.

Ditemui usai sidang, Akhmad Rizanie mengaku menerima keputusan Majelis Sidang dan akan menjadikan hal tersebut sebagai bahan evaluasi dan instrospeksi internal di Partai Nasdem.

Baca: Video Tangis Syahrini Katakan Iya Mau Saat Terima Pinangan Reino Barack, Mantan Kekasih Luna Maya

Menurutnya dengan kejadian ini pihaknya memberikan pengertian kepada para pengurus maupun kader untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan administrasi dalam setiap kegiatan.

"Kami hormati keputusan Majelis Sidang, kami tentu juga ingin menjaga proses demokrasi supaya lancar sambil terus hormati fungsi pengawasan yang dilaksanakan Bawaslu," kata Akhmad Rizanie.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Banjar, M Syahrial Fitri, sebagai pihak penemu mengaku mengaoresiasi respon dan kerjasama yang sangat kooperatif pihak terlapor selama mengikuti proses Persidangan.

Menurutnya hal ini bisa menjadi pelajaran demokrasi yang baik bagi peserta Pemilu, masyarakat dan juga pihak lainnya agar pelanggaran administrasi Pemilu tak lagi terjadi.

M Syahrial mengaku, dengan bergulirnya kasus pelanggaran administrasi ini membawa Efek positif besar terhadap kedisiplinan administrasi Pemilu di Kabupaten Banjar.

"Sekarang hampir setiap hari kami menerima STTP kegiatan Pemilu yang datang dari berbagai pengurus Parpol peserta Pemilu 2019," kata M Syahrial. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved