Berita Kalteng

Kejaksaan Suarakan Ikrar Kebangsaan Cegah Hoax Jelang Pemilu 2019 di Barito Timor, Ini Tujuannya

Kejaksaan Kalimantan Tengah, Senin (4/3/2019) menggelar ikrar kebangsaan dan kerukunan umat beragama yang mengundang sebanyak 300 orang warga.

Kejaksaan Suarakan Ikrar Kebangsaan Cegah Hoax Jelang Pemilu 2019 di Barito Timor, Ini Tujuannya
Istimewa/Kejaksaan Tinggi Kalteng
Kejaksaan Kalimantan Tengah, Senin (4/3/2019) menggelar ikrar kebangsaan dan kerukunan umat beragama yang mengundang sebanyak 300 orang warga dan organisasi di Barito Timur untuk mencegah berita hoax di media sosial 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kejaksaan Kalimantan Tengah, Senin (4/3/2019) menggelar ikrar kebangsaan dan kerukunan umat beragama yang mengundang sebanyak 300 orang warga dan organisasi di Barito Timur untuk mencegah berita hoax dan Isu SARA.

Melalui, Tim Pakem dalam mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kabipaten Barito Timur Propinsi, pihak kejaksaan melaksanakan kegiatan ikrar kebangsaan dan kerukunan umat reragama dalam rangka mensukseskan Pemilihan umum Serentak Tahun 2019.

Kepala Penerangan Hukum (Kapenkum) Kajati Kalteng, Restianto, mengatakan, ikrar tersebut dihadiri oleh Kajari, Bupati dan Wakil Bupati, Wakapolres, Dandim 1012/Buntok, Wakil Ketua PN, Kepala Kantor Kemenag, Sekda, Kepala OPD serta diikuti oleh tokoh agama.

"Ada juga tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan organisasi sosial kemasyarakatan di Barito Timur yang berjumlah kurang kebih 300 orang, dengan maksud kegiatan mengajak para tokoh dan stakeholder untuk mengikatkan diri dalam komitmen kebangsaan," ujarnya.

Baca: Dewan Pertanyakan Operasional Gedung Sport Center, Habiskan Puluhan Miliar Rupiah Kini Terbengkalai

Dikatakan, semua pihak perlu menjaga keutuhan, kerukunan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat dan berbangsa serta mengambil peran aktif dalam menciptakan suasana damai, sejuk dan saling menghargai pendapat serta mensukseskan pemilu serentak tahun 2019.

"Kami mengingatkan bahwa cara berpolitik yang tidak sehat seperti kampanye hitam dan negatif, isu SARA, sebaran kebencian dan hoax tidak hanya akan menjadi ancaman pada terganggunya pelaksanaan pemilu serentak ," ujarnya.

Dikatakan, hal itu juga mengancam terganggunya keamanan, ketertiban, dan ketentraman umum, memecah bangunan kerukunan baik interen maupun antar umat beragama, disorientasi kehidupan bermasyarakat dan bahkan berpotensi menuju disintegrasi bangsa.

"Ikrar ini diharapkan menjadi komitmen bersama dan upaya kecil warga Barito Timur untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 201g, sehingga pelaksanaanya bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved