Tajuk

Mengutamakan Keselamatan Penumpang Kelotok

PEMERINTAH Kota Banjarmasin telah mengeluarkan aturan untuk kelotok wisata yang biasa digunakan para wisatawan untuk berwisata susur sungai.

Mengutamakan Keselamatan Penumpang Kelotok
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Sejumlah pengguna jasa kelotok wisata susur sungai mulai mengisi kelotok pasca motoris kelotok memilih beroperasi di Dermaga kelotok di Siring Pierre Tendean Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PEMERINTAH Kota Banjarmasin telah mengeluarkan aturan untuk kelotok wisata yang biasa digunakan para wisatawan untuk berwisata susur sungai.

Melalui Dinas Perhubungannya, Pemko Banjarmasin meminta motoris kelotok melarang penumpangnya duduk di atap kelotok saat susur sungai. Alasannya, demi menjaga keselamatan penumpang.

Ancamannya, jika ada kelotok yang kedapatan membawa penumpang di atas atap, kelotok itu akan diberi tanda dan dilarang beroperasi.

Jika melihat larangan tersebut, tentu ini sebuah aturan yang positif. Memang faktanya, selama ini, para wisatawan penumpang kelotok wisata, banyak yang memilih duduk di atap kelotok tanpa memikirkan kesalamatannya.

Alasannya, dengan duduk di atap kelotok mereka bisa lebih leluasa menikmati pemandangan keindahan sungai dan mereka bisa leluasa berfoto dengan latar belakang keindahan sungai. Padahal, risiko bisa terjadi kecelakaan, tercebur ke sungai.

Sudah sepantasnya para motoris kelotok taat dan menjalankan aturan tersebut dengan sungguh-sungguh demi menghindari adanya korban. Jika ada penumpang yang memaksa duduk di atap, motoris harus tegas menegurnya dan memberikan pemahaman secara baik.

Jika memang ada tuntutan penumpang yang ingin leluasa menikmati pemandangan dan berfoto, motoris kelotok mestinya bisa berpikir cerdas dan kreatif membuat desain kelotoknya sedemikian rupa, sehingga tujuan memuaskan penumpang dan menjaga keselamatan penumpang bisa terwujud secara berbarengan.

Terkait hal ini, Pemko Banjarmasin tak boleh lepas tangan memberikan solusi buat para motoris kelotok. Karena para motoris memerlukan pendampingan dan bimbingan bagaimana membuat kelotok yang memberikan kenyamanan dan keamanan buat para penumpangnya. Entah itu bantuan pendanaan untuk rehab kelotok atau penyeragaman kelotok dengan desain yang memberikan rasa nyaman dan aman.

Tentu dengan desain kelotok yang seragam, memberi nilai tambah tersendiri buat wisata susur sungai di Banjarmasin.

Satu hal lagi, Pemko Banjarmasin sudah sepantasnya tak sekadar mengeluarkan aturan, tapi juga menerapkannya secara tegas dan sungguh-sungguh aturan tersebut. Pengawasan melekat pun harus dilakukan agar aturan tersebut bisa terlaksana dengan baik. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved