Berita Tabalong

Air Pohon Aren Berlimpah, Masyarakat Desa Teratau Kembangkan 12 Jenis Produk

Banyaknya pohon aren di Desa Teratau Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk membuat gula merah

Air Pohon Aren Berlimpah, Masyarakat Desa Teratau Kembangkan 12 Jenis Produk
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Arsani proses pengemasan gula aren olahan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Banyaknya pohon aren di Desa Teratau Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk membuat gula merah biasa warga menyebut gula habang.

Gula merah Teratau sudah mulai dikenal hingga ke luar daerah.

Dan hal ini terus ditingkatkan kualitasnya serta jumlah produksinya.

Kelompok usaha Rakat Sepakat menjadi penggerak usaha pembuatan gula merah dari warga sekitar.

Arsani ketua kelompok usaha mengatakan warga diajari untuk membuat gula merah yang murni.

Pohon aren yang ada di Desa Teratau sangat banyak dan berusia puluhan tahun, kualitas air gula aren juga berkualitas baik.

Saat ini ada 15 orang yang aktif mencari air gula aren setiap harinya, setiap orang bisa menghasilkan 80 liter air gula aren.

Air gula aren ini dimasak selama enam jam yang kemudian dicetak dan didinginkan.

Baca: Kekesalan Rizky Febian Kala Sule Minta Anak Perempuannya Putri Delina Tinggal Bersama Mantan, Lina

Baca: Momen Teuku Wisnu Tanyakan Poligami Pada Shireen Sungkar di depan Zaskia dan Irwansyah

Baca: Nikita Mirzani Kembali Persembahkan Lagu Untuk Syahrini dan Reino Barack Usai Mengaku Diblokir

Baca: Penyebab Ashanty Larang Anang Hermansyah Komentari Pernikahan Syahrini dan Reino Barack

Setiap 10 liter gula aren bisa menghasilkan 4 tangkup gula merah yang dijual dengan harga Rp 1.000 pertangkup.

"Selain dijual langsung ada juga tengkulak yang langsung mengambil kerumah untuk dijual ke luar daerah seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved