Banjarbaru Pemenang 2019

ASN di Banjarbaru Harus Bersih dari Narkoba

Rapat koordinasi pelaksanaan inpres No 06 Tahun 2018 tentang Rencana aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap

ASN di Banjarbaru Harus Bersih dari Narkoba
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Rakor Inpres 06 Tahun 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Rapat koordinasi pelaksanaan inpres No 06 Tahun 2018 tentang Rencana aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tahun 2018-2019 di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, Selasa, (5/3).

Kegiatan rapat koordinasi ini dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru bekerjasama dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjarbaru.

Pada rapat koordinasi ini, dihadiri Kepala BNN Kota Banjarbaru AKBP Sugito, Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi dan seluruh SKPD, Camat dan lurah yang ada di Kota Banjarbaru.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Banjarbaru ini untuk mensosialisasi Inpres No 6 Tahun 2018 tentang rencana aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) 2018-2019.

Rakor Inpres 06 Tahun 2018
Rakor Inpres 06 Tahun 2018 (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi pada kesempatan itu membacakan sambutan Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani yang menegaskan bahwa para aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Kota Banjarbaru harus bersih dan terhindar dari narkoba.

"Narkoba saat ini tidak hanya menyasar ke golongan remaja dan orang tua. Namun juga sudah menyasar ke anak-anak. Sehingga pencegahan harus dilakukan dengan semaksimal mungkin," katanya.

Upaya untuk deteksi dini khususnya para ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru sudah dilakukan. Sehingga lingkungan kantor di pemko Banjarbaru diharapkan bebas dari narkoba.

Dengan kegiatan ini, selanjutnya akan disampaikan ke masing-masing SKPD, kecamatan dan lurah terkait dengan aksi P4GN di wilayah Kota Banjarbaru.

Kepala BNN Kota Banjarbaru AKBP Sugito mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi Inpres No 6 Tahun 2018 tentang (P4GN) diharapkan bisa menekan adanya peredaran narkoba di wilayah Kota Banjarbaru.

Setelah dilakukan sosialisasi ini, diharapakan aksi P4GN akan segera dilakukan di masing-masing satker.

Seperti deteksi dini atau tes urine di masing-masing satker dan pembentukan satgas anti narkoba.

Disamping itu, para peserta yang hadir mengikuti kegiatan dihimbau untuk tidak segan-segan melaporkan hal-hal yang mencurigakan terkait peredaran gelap narkoba yang ada di lingkungan mereka kepada BNN.

Pihaknya juga berharap setelah kegiatan ini para peserta dapat menjadi penggiat-penggiat anti narkoba di keluarga dan di lingkungan mereka masing-masing.

"Untuk sosialisasi dan tes urine di wilayah Banjarbaru sebelumnya sudah pernah dilakukan oleh Pemko Banjarbaru. Bahkan sebelum adanya inpres ini," katanya. (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved