Berita Kalteng

Dampak Mahalnya Tiket Penerbangan, Dua Pesawat Istirahat Beroperasi di Tjilik Riwut

Tingginya harga tiket pesawat dan pengenaan tarif bagasi pada berat tertentu, berdampak pada penumpang pesawat tujuan Palangkaraya ke Surabaya

Dampak Mahalnya Tiket Penerbangan, Dua Pesawat Istirahat Beroperasi di Tjilik Riwut
tribunkalteng.co/fathurahman
Pesawat udara berbadan besar Batik Air yang baru beroperasi beberapa bulan di Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, memilih istirahat karena minim penumpang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tingginya harga tiket pesawat dan pengenaan tarif bagasi pada berat tertentu, berdampak pada penumpang pesawat tujuan Palangkaraya ke Surabaya dan Jakarta.

Terjadi penurunan jumlah penumpang yang menggunakan armada udara tersebut, bahkan dampak paling ekstrem ada dua pesawat yang istirahat beroperasi sejak awal bulan tadi.

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kalteng, Terjo Piu, Selasa (5/3/2019), mengatakan dua pesawat yakni Citilink dan Batik Air yang baru saja beroperasi belum sampai setahun terpaksa menghentikan operasional armada pesawatnya, karena penumpang minim.

Menurut dia, penghentian operasional dua pesawat tersebut, sejak beberapa pekan lalu, karena sepinya penumpang dan mengakibatkan kerugian jika pesawat di operasionalkan.

Baca: Eks Denny Sumargo, Dita Soedarjo Bantah Senasib Luna Maya karena Pernikahan Syahrini-Reino Barack

Baca: Cerita Sebenarnya Awal Syahrini dan Reino Barack Bertemu, Ternyata Bukan Dikenalkan Luna Maya!

Baca: Penyebab Cut Meyriska Jatuh Hati pada Roger Danuarta Diungkap pada Ria Ricis

Baca: Kerja Keras Mulan Jameela Atasi Kondisi Keuangan Ahmad Dhani, Eks Rekan Maia Estianty Lakukan Ini

"Ya, ada dua pesawat yang istirahat oparasional yakni Batik Air dan Citilink, karena penumpang makin merosot," ujarnya.

Bukan hanya itu, pesawat Garuda pun mengurangi frekwensi penerbangannya, ketika jumlah penumpang pesawat pagi minim, maka penumpang dialihkan berangkat siang harinya.

"Terjadi pengurangan jumlah frekwensi penerbangan," ujarnya.

Sementara itu, penurunan jumlah penumpang pesawat dan pengiriman barang melalui bandara Tjilik Riwut tersebut juga diakui oleh Manager Lion Air Kalselteng, Agung, yang menyebut dampak itu pula, Batik Air sementara istirahat.

"Sementara istirahat dulu sejak awal bulan lalu," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved