Kriminalitas HSS

Petani di Telaga Langsat Ini Terjerat Narkoba, Mengaku Beli Sabu dari Opik

Saat ditangkap ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu seharga Rp 200 ribu, alat hisap atau bong terbuat dari botol.

Petani di Telaga Langsat Ini Terjerat Narkoba, Mengaku Beli Sabu dari Opik
HO/Polres HSS
Barang bukti tersangka sabu di HSS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Lagi-lagi kasus penyalahgunaan narkoba terungkap. Adalah Arifin asal Desa Pandulangan Kecamatan Telaga Langsat, Hulu Sungai Selatan. Dia tertangkap tangan sedang membawa satu paket sabu, saat dicegat di Jalan Panyawungan Desa Longawang, Telaga Langsat, Minggu 3 Maret 2019, pukul 21.15 wita.‎

Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya, melalui Kasubbag Hjumas Polres HSS, Iptu Sugandhi, Selasa (5/3/2019) menjelaskan, tersangka kelahiran 14 Maret 1985 tersebut adalah seorang petani.

Saat ditangkap ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu seharga Rp 200 ribu, alat hisap atau bong terbuat dari botol. Tertangkapnya Arifin, menguak tersangka lainnya.

"Hasil pengembangan, tersangka mengaku sabu tersebut dibeli dari M Saleh alis Opik (33), warga Desa Angkinang Rt 02 Kecamatan Angkinang, HSS,"kata Sugandhi.

Baca: Maia Estianty ke Surabaya untuk Jenguk Suami Mulan Jameela, Ahmad Dhani di Penjara? Ini Faktanya

Dari keterangan tersebut, anggota Polsek Telaga Langsat, dipimpin Kapolsek Iptu Endro Hartono melakukan penggerebekan di rumah Opik, Minggu pukul 22.00 Wita atau satu jam kemudian setelah Arifin tertangkap. Dari hasil pemeriksaan di rumah tersangka, ditemukan uang hasil penjualan sabu Rp 200 ribu, yang diakui Opik diterma dari Arifin dari hasil transaksi jual beli sabu.

"Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Telaga Langsat. Keduanya dijerat pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu menyimpan, memiliki, menguasai dan mengedarkan narkotika jenis sabu sebagimaan dimaksud pasal-pasal tadi,"kata Sugandhi.

Sebelumnya, pada press rilis Kamis 28 Februari 2019 lalu, Wakapolres HSS menyatakan, kebanyakan sabu yang masuk ke HSS dipasok dari Banjarmasin. Namun pihaknya masih kesulitan mengungkap modus rantai peredaran narkoba dari ibukota provinsi Kalsel tersebut.

"Kami masih melakukan analisa,"kata Wakapolres HSS Arief Himawan saat itu. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved