Berita Tanahlaut

Respons Ketua DPRD Tanahlaut Sikapi Polemik Bijih Besi antara Perusahaan dan Warga di Batu Ampar

Respons Ketua DPRD Tanahlaut Sikapi Polemik Bijih Besi antara Perusahaan dan Warga di Kecamatan Batu Ampar

Respons Ketua DPRD Tanahlaut Sikapi Polemik Bijih Besi antara Perusahaan dan Warga di Batu Ampar
Banjarmasinpost.co.id/milna sari
Warga yang sempat memblokade jalan Desa Pantai Linuh, Kecamatan Batu Ampar, Tanahlaut, dari armada tambang bijih besi beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tak adanya aktivitas kantor desa Pantai Linuh Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan juga menuai perhatian DPRD Kabupaten Tanahlaut yang sebelumnya juga memanggil perangkat desa dan Kepala Desa Pantai Linuh.

Ketua DPRD Kabupaten Tanahlaut Haryanto kepada Banjarmasinpost.co.id Selasa (5/3/2019) mengatakan persoalan armada bijih besi hanya sementara hingga pihak perusahaan mengeluarkan semua sisa bijih besi.

"Seharusnya tak perlu memperlihatkan emosi masing-masing harus dipikirkan aspek lain misalnya hukum dan sosialnya," ujarnya.

Menurut Haryanto, adanya investasi Perusahaan PT Bimo Taksoko Gono bersama Perusda Baratala Tuntung Pandang, bisa meningkatkan PAD Kabupaten Tanahlaut yang hasilnya juga akan dikembalikan ke masyarakat untuk pembangunan.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar Persija Jakarta vs Borneo FC Piala Presiden 2019

Baca: Penjelasan Hasnuryadi Sulaiman Soal Jersey Barito Putera & Putus Hubungan dengan Umbro

Sementara kepala desa dan perangkat desa yang mundur sebutnya lebih baik berpikir ulang. Pasalnya yang menerima dampak adalah warga setempat yang mengalami kesulitan dalam pengurusan administrasi.

"Saran saya pikir ulang dulu, turunkan emosi, dan pikirkan kembali warga yang kesulitan karena keputusan perangkat desa dan kepala desa ini," tambahnya.

(banjarmasinpost.co.id/ Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved