Berita Tabalong

DLH Tabalong Targetkan Ada Penambahan Sekolah Adiwiyata, Ini Tujuannya

Melalui program Adiwiyata sekolah mendapatkan dukungan dari seluruh pihak dalam peningkatan pendidikan lingkungan hidup.

DLH Tabalong Targetkan Ada Penambahan Sekolah Adiwiyata, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
(Reni) Kadis LH Rowi Rawatianice menyerahkan tanaman ke sekolah di sela-sela sosialisasi sekolah Adiwiyata se Kabupaten Tabalong di Gedung Wisma Tamu, Rabu (6/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong terus berupaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan di sekolah. Melalui program Adiwiyata sekolah mendapatkan dukungan dari seluruh pihak dalam peningkatan pendidikan lingkungan hidup.

Dinas Lingkungan Hidup Tabalong menggelar sosialisasi sekolah Adiwiyata se Kabupaten Tabalong di Gedung Wisma Tamu, Rabu (06/03/2019).

Kegiatan dibuka oleh Plt Asisten Bidang Administrasi Nanang Mulkani, dirinya mengatakan program Adiwiyata diharapkan dapat memotivasi anak didik untuk melakukan penghematan sumber daya alam, energi dan air.

Pemanfaatan air limbah dan sampah, pemanfaatan pekarangansekolah, sehingga terciptanya suasana lingkungan sekolah yang bersih dan hijau.

"Sampai tahun 2018 terdapat 45 sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah Adiwiyata, 21 sekolah Adiwiyata kabupaten, 16 sekolah adiwiyata dan 7 sekolah adiwiyata nasional dan saru sekolah adiwiyata mandiri," ujarnya.

Baca: Citilink dan Batik Air Hentikan Operasional, Garuda Indonesia Kurangi Frekwensi Penerbangan

Baca: Gubernur Sebut Pengusaha Tambang Nangis-nangis Saat Tongkang Ditahan, Tunggak Royalti Rp 12 Miliar

Terpisah Kepala Dinas Rowi Rawatianice mengatakan Dinas Lingkungan Hidup selama ini berupaya maksimal sebagai penghubung antara pihak sekolah dengan dinas terkait dalam menjalankan program di sekolah.

"Tahun ini ditargetkan bisa menambah sekolah adiwiyata yaitu 11 sekolah adiwiyata kabupaten, 7 sekolah adiwiyata provinsi, dan untu sekolah adiwiyata nasional dan mandiri bisa lebih dari satu sekolah," ujarnya.

Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi dari Beni Rahmadi Kepala Bidang pengelolaan sampah limbah, B3 dan kemitraan DLH Provinsi Kalsel, Pemerhati Lingkungan Firman Yusi, Kemenag Tabalong Ian Rahmat dan Kepala Dinas LH Tabalong Rowi Rawatianice serta Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Sutimbul.

Kegiatan ini dihadiri oleh guru, kepala sekolah dan tim teknis adiwiyata se Kabupaten Tabalong. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved