Berita HSS

Jadwal DHC BPPK 45 HSS Laksanakan Napak Tilas Perjalanan Gubernur Tentara ALRI

Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pengurus Pembudayaan Kejuangan 45 Kabupaten Hulu Sungai Selatan bakal kembali melaksanakan napak tilas

Jadwal DHC BPPK 45 HSS Laksanakan Napak Tilas Perjalanan Gubernur Tentara ALRI
dok bpost group/ Aprianto
Beberapa peserta napak tilas Gubernur Tentara ALRI Pertanahan Kalimantan, di Hulu Sungai Selatan, 2018 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pengurus Pembudayaan Kejuangan 45 Kabupaten Hulu Sungai Selatan bakal kembali melaksanakan napak tilas luran teks proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Mei mendatang.

Rencana tersebut dibahas pada rapat persiapan di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (5/3/2019)

Menurut Ketua DPC BPPK 45 HSS Syamsuri Arsyad, napak tilas perjalanan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan sebenarnya kegiatan yang dilaksanakan generasi muda.

Namun, untuk saat ini dikembalikan ke pengurus DHC 45 sebagai pengelola program.  Syamsuri yang juga Wakil Bupati HSS mengatakan, di Indonesia,  yang melaksanakan Proklamasi setelah 17 Agustus 1945 adalah Kalimantan.

Baca: Syahrini Ingin Istiqamah Berhijab, Curhat ke Ustadz Abdul Somad Sebelum Nikahi Reino Barack

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar PSM Makassar vs Kalteng Putra di Piala Presiden 2019

Baca: Tips Kesehatan dari Biddokes Polda ke Jemaah Haul Guru Sekumpul 2019, Mulai Banyak Minum dan Obat

Sebab, saat  perjanjian linggarjati, Kalimantan  tidak diakui Belanda sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Oleh pejuang dan para pendiri negara ini diutuslah Hasan Basry untuk memproklamasikan Kalimantan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga sejarah kita ini harus diekspos sebesar-besarnya sebagai bagian dari sejarah negara Indonesia. Salah satunya, melalui kegiatan Napak Tilas,”katanya Rabu (6/3/2019).

Disebutkan, 17 Mei merupakan moment untuk mengeksploitasi kesejarahan lahirnya teks proklamasi Gubernur Tentara ALRI Pertahanan Kalimanatan tersebut, menjadi sebuah kekuatan lokal. Menurut Syamsuri, hal tersebut penting diketahui masyarakat yang diperkirakan masih banyak  belum mengetahui sejarah tersebut. 

HSS yang ditopang tiga kekuatan yaitu Pertanian, UKM daan Pariwisata sebut Wabup, harus memanfaatkan momen napak tilas untuk menarik orang datang ke Bumi Antaludin, yang efeknya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Selain itu,  ada daya tarik baru untuk banyak orang datang. Seperti diadakannya Festival kuliner makanan pejuang  dan kegiatan inovatif lainnya, yang diminati generasi muda,” katanya.

Baca: Reaksi Keras Dishub Kota Banjarmasin Saat Portal Jembatan Seribu Dibongkar Paksa Oknum Tak Dikenal

Baca: LINK Live Streaming RCTI PSG vs Manchester United Leg Kedua 16 Besar Liga Champion Malam Ini

Sementara,  Kepala Dinas Pendidikan Nordiansyah, melaporkan biasanya napak tilas dilaksanakan bersamaan upacara Peringatan HUT ALRI tiap 17 Mei. Pelaksananya, Dinas Sosial HSS.

Namun, karena  17 Mei tersebut bertepatan Ramadan, dan pelaksanaan ibadah puasa, sehingga harus dipertimbangkan waktu pelaknsaannya, sebelum atau sesudah bulan Ramadan.

Napak tilas diselenggarakan tiap 17 Mei dengan biasanya rute dimulai dari monomen proklamasi 17 Mei di Desa Batu Bini Kecamatan Padang Batung. Selanjutnya mengujugi lokai bersejarah, seperti rumah lokasi rapat Brigjen H Hasan Basry di Desa Durian Rabung, Tugu Ni,ih, Kecamatan Loksado. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved