B Focus Kalteng

Tingginya Tiket Penerbangan Mengurangi Jumlah Penumpang, Berimbas Pada Inflasi di Kalteng

Sementara, Wakil Ketua Tim Pengendali Iflasi daerah (TPID) Kalteng, Setian yang juga pejabat di Bank Indonesia, Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Tingginya Tiket Penerbangan Mengurangi Jumlah Penumpang, Berimbas Pada Inflasi di Kalteng
bpost cetak
B Focus edisi cetak Rabu (6/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sementara, Wakil Ketua Tim Pengendali Iflasi daerah (TPID) Kalteng, Setian yang juga pejabat di Bank Indonesia, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mengatakan, terjadinya inflasi dari hasil rapat TPID, akibat adanya pengurangan frekwensi penerbangan.

"Terjadinya pengurangan frekwensi penerbangan udara di Bandara Tjilik Riwut, tersebut sangat berpengaruh pada terjadinya inflasi di Kalteng, apalagi saat ini harga tiket, masih berkisar pada batas atas," ujarnya.

Baca: Perubahan Nasib Billy Syahputra & Hilda Vitria Jika Putus Diungkap Sosok Ini, Imbas ke Kriss Hatta?

Baca: Syahrini dan Hotman Paris Tak Berteman Lagi di Instagram Usai Nikahi Reino Barack, Mantan Luna Maya

Baca: Daftar Video Syahrini dan Reino Barack, Mulai Lamaran, Akad Nikah Hingga Bulan Madu di Jepang

Tingginya harga tiket pesawat dan pengenaan tarif bagasi pada berat tertentu, berdampak pada penumpang pesawat tujuan Palangkaraya ke Surabaya dan Jakarta.

Terjadi penurunan jumlah penumpang yang menggunakan armada udara tersebut, bahkan dampak paling ekstrem ada dua pesawat yang istirahat beroperasi mulai awal Maret ini.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved