Kriminalitas Banjarbaru

VIDEO Dijadikan Tempat Asusila, Salon Wahyu di Jalan RO Ulin Loktabat Selatan Banjarbaru Ditutup

Salon Wahyu Jalan RO Ulin Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru akhirnya ditutup, Rabu, (6/3/2019).

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Salon Wahyu Jalan RO Ulin Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru akhirnya ditutup, Rabu, (6/3/2019).

Penutupan Salon Wahyu yang sebelumnya ditemukan adanya pasangan yang diduga melakukan tindak asusila ini dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya.

Pembongkaran Salon Wahyu disaksikan langsung oleh Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah dan Kabid Sumber Daya Aparatur (SDA) Satpol PP Kota Banjarbaru Emman Renaldy, Lurah Loktabat Selatan Feffy Ramadhiaty dan para anggota Satpol PP Kota Banjarbaru.

Empat bilik yang terbuat dari semen permanen ini dihancurkan oleh pemiliknya dengan menggunakan palu besar. Saat menghancurkan empat bilik itu, disaksikan oleh Sekda Kota Banjarbaru.

Baca: Bocoran Akses & Lokasi Parkir Bagi Jemaah Haul Guru Sekumpul 2019 dari Banjarmasin dan Sekitarnya

Baca: Kronologi Korban Tabrak Lari Hingga Kepala Pecah, Terjatuh dari Motor dan Tersambar Honda CRV

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar PSM Makassar vs Kalteng Putra di Piala Presiden 2019

Selain itu, lokasi salon juga ditempeli dengan tulisan bahwa salon ditutup. Pemilik salon juga menandatangani surat perjanjian dengan pihak Satpol PP Kota Banjarbaru terkait dengan usaha salon yang sudah ditutup dan tidak akan dibuka lagi.

Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah menegaskan bahwa tidak ada toleransi bila ada salon yang terbukti digunakan untuk tindak asusila.

"Penutupan Salon Wahyu ini dilakukan sebagai bentuk tindakan lanjutan dari giat sebelumnya yang telah dilakukan oleh Satpol PP Kota Banjarbaru," katanya.

Salon Wahyu itu dikatakannya sudah terbukti digunakan untuk kegiatan tindak asusila sehingga pihaknya menghimbau untuk pemilik salon membongkarnya.

"Sanksi ini masih ringan. Yang dibongkar baru bilik-biliknya. Untuk ke depannya, sanksi yang lebih berat akan dibongkar rumahnya atau bangunannya. Tidak hanya sekadar bilik-biliknya," tegasnya.(banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved