Rajab 2019

Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Qadha Puasa Bulan Ramadhan? Simak Penjelasannya

Simak penjelasan tentang boleh tidaknya puasa qadha bulan Ramadhan digabung dengan puasa Rajab?

Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Qadha Puasa Bulan Ramadhan? Simak Penjelasannya
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Grup Maulid Habsy Baburrahmah mengisi gelaran peringatan Isra dan Miraj 19 Rajab 1438 H yang berlangsung di Masjid Baburrahmah Komplek Mekatamaraya, Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Simak penjelasan tentang boleh tidaknya puasa qadha bulan Ramadhan digabung dengan puasa Rajab?

Besok, Jum'at (8/3/2019) sudan memasuki bulan Rajab 1440 Hijriyah yang artinya bulan Ramadhan sudah dekat.

Jika kamu yang masih memiliki 'hutang' puasa di Ramadhan lalu hendaknya segera membayarkannya sebanyak hari yang ditinggalkan.

Lalu bolehkah melaksanakan Puasa Qadha Ramadhan berbarengan dengan puasa Rajab?

Baca: Niat Puasa Rajab, Simak Amalan di Bulan Rajab, Mulai Doa Rasulullah Hingga Bacaan Istighfar

Baca: Fakta Pramono Edhie, Pendonor Sumsum Tulang Belakang Istri SBY Ani Yudhoyono, Ajudan Megawati?

Baca: Kejutan Luna Maya Disiapkan Setelah Pernikahan Syahrini dan Reino Barack Diungkap sang Sahabat

Melansir laman Nahdlatul Ulama Online atau NU online, M. Mubasysyarum Bih menuliskan artikel dengan judul "Bolehkah Niat Puasa Rajab Digabung dengan Qadla Puasa Ramadhan?" memberikan penjelasan seputar ibadah tersebut.

Puasa Rajab merupakan salah satu puasa yang sunnah dilakukan sebagaimana bulan-bulan mulia lainnya (Muharram, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah).

Meski tidak ada hadits shahih yang secara khusus menjelaskan keutamaan puasa Rajab, namun kesunnahan puasa Rajab sudah tercakup dalam dalil anjuran berpuasa secara umum dan anjuran umum berpuasa di bulan-bulan mulia.

Persoalan muncul ketika sebagian orang masih memiliki tanggungan utang puasa Ramadhan, apakah boleh baginya menggabungkan niat puasa Rajab dengan qadha’ puasa Ramadhan?

Puasa Rajab sebagaimana puasa sunnah lainnya sah dilakukan dengan niat berpuasa secara mutlak, tidak disyaratkan ta’yin (menentukan jenis puasanya). Misalkan dengan niat “Saya niat berpuasa karena Allah”, tidak harus ditambahkan “karena melakukan kesunnahan puasa Rajab”.

Sementara puasa qadha Ramadhan tergolong puasa wajib yang wajib ditentukan jenis puasanya, misalkan dengan niat “Saya niat berpuasa qadha Ramadhan fardhu karena Allah”.

Halaman
123
Penulis: Noor Masrida
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved