Berita Tapin

Khawatirkan Rombongan Haul Guru Sekumpul Alami Lakalantas, Dua Pria di Tapin Ini Tambal Jalan Rusak

Iman dan Habibi, keduanya warga Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, sibuk menutupi lubang

Khawatirkan Rombongan Haul Guru Sekumpul Alami Lakalantas, Dua Pria di Tapin Ini Tambal Jalan Rusak
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Iman dan Habibi, warga Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin sibuk menutupi lubang di Jalan Nasional. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Iman dan Habibi, keduanya warga Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, sibuk menutupi lubang di Jalan Nasional.

Iman mengaku melakukan aksi itu karena khawatir lubang di Jalan itu berdampak bagi pengguna jalan. Apalagi arus lalulintas menuju arah Sekumpul Martapura padat.

Menurut Iman lubang di aspal jalam nasional itu lumayan dalam, tidak terhitung korban yang celaka akibat terlindas lubang.

"Kalau malam tidak terlihat apalagi musim hujan," katanya Habibi kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Kamis (7/3/2019).

Habibi mengaku korban dari pembiaran lubang di aspal jalam itu sudah tak terhitung dialami warga Desa Suatu Tatakan.

Baca: Mau Hadiri Haul Guru Sekumpul, Mobil Rombongan Jemaah Kaltim Alami Kecelakaan di Tapin Selatan

Baca: Hasil All England 2019 di Babak Kedua, Ahsan/Hendra ke Perempat Final, Kalahkan Pasangan Rusia

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming All England 2019 - Live Streaming TVRI Kamis (7/3)

Baca: 1 Rajab 1440 H - Lafadz Niat Puasa Rajab, Amalan, Doa Rasulullah Serta Keutamaan Bulan Rajab

"Tidak ada yang menimbulkan korban jiwa hanya luka parah seperi patah kaki," katanya

Menurut Habibi, apalagi warga yang jarang melintas di wilayah Kabupaten Tapin, atau tidak hapal jalan.

"Dampaknya bisa pecah ban atau terjatuh kalau lubang dibiarkan," ujarnya.

Pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, lubang di Jalan Nasional wilayah Kabupaten Tapin ditambal dari campuran semen pasir, tepatnya di kilometer 101 dari titik nol Siring Sungai Martapura, Kota Banjarmasin.

Ada beberapa titik lubang yang ditambal para relawan Haul Guru Sekumpul di Desa Suato Tatakan hingga di Desa Pulau Pinang, Kecamatan Binuang. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved