Ekonomi dan Bisnis

Pasokan Aman, Harga Daging Sapi Segar di Banjarmasin Rp 125 Ribu Per Kilo

Memasuki pekan kedua Maret 2019, sejumlah harga komoditas pangan di pasar tradisional Kota Banjarmasin masih terpantau stabil.

Pasokan Aman, Harga Daging Sapi Segar di Banjarmasin Rp 125 Ribu Per Kilo
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pedagang daging sapi segar di Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, Kamis (7/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memasuki pekan kedua Maret 2019, sejumlah harga komoditas pangan di pasar tradisional Kota Banjarmasin masih terpantau stabil.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, Kamis (7/3/2019), harga daging sapi segar di Pasar Sentra Antasari tidak terjadi kenaikan harga, cenderung turun dari harga akhir Februari lalu yang sempat menyentuh Rp 130.000.

"Harga daging sapi masih stabil, daging sapi lokal segar di kisaran Rp 125.000 per kilogram dan daging sapi impor Rp 115.000 per kilogram," ucap pedagang daging sapi di Pasar Sentra Antasari, H Bunyamin kepada Banjarmasinpost.co.id.

Di kios dagang miliknya terdapat tempat pendingin yang kurang berfungsi dengan baik. Untuk mengawetkan daging dagangannya, Bunyamin mencampurkan es batu ke dalam wadah tersebut baru kemudian membuat daging ke dalamnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming TVRI All England 2019, Kamis (7/3), Ada Marcus/Kevin

Baca: VIDEO Gubernur Kalsel Berikan Rp 100 Juta untuk 2 Pemain Barito Putera yang Sukses di Piala AFF U-22

Baca: 1 Rajab 1440 H- Lafazd Niat Puasa Rajab, Amalan, Doa Rasulullah Serta Keutamaan Bulan Rajab

Baca: Skenario Persib Bandung Lolos Fase Grup Usai Dikalahkan Persebaya 3-2 di Piala Presiden 2019, Tipis!

"Daging yang disimpan hanya sampai 24 jam saja di pendingin itu," kata dia.

Bunyamin mengatakan pasokan daging di tempatnya saat ini relatif aman. Dia memasok daging tersebut dari Madura, Bali, Sulawesi, dan Pelaihari, Kalsel.

Terkait daging impor beku yang telah dipasarkan Bulog Kalsel ke sejumlah Rumah Pangan Kita (RPK), dia mengaku tidak merasa tersaingi.

"Asal tidak membentangkan spanduk saja di area Pasar ini, kami keberatan kalau begitu. Kalau mau jualan silakan saja, tapi tidak menuliskan harga dimanapun," tandas Bunyamin.

Menurutnya, tulisan harga yang terbentang di spanduk dapat mematikan mata pencahariannya yang sudah puluhan tahun berdagang daging sapi segar. Dikhawatirkan dia, masyarakat akan beralih ke daging beku tersebut dan tidak membeli lagi di kios dagangannya juga di pedagang sapi segar lainnya.

Senada dengan Bunyamin, Siti Aisyah juga menolak jika ada brosur dan spanduk daging Bulog tersebar di Pasar Sentra Antasari.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved