Kriminalitas HST

Sembunyikan Sabu di Pohon Pisang, Sadillah Diamakan karena Bawa 21 Paket Sabu

Kedapatan menjual dan membawa 21 paket sabu, Sadillah (22) warga Desa Limbar Kecamatan Batang Alai Selatan diamankan Polres HST

Sembunyikan Sabu di Pohon Pisang, Sadillah Diamakan karena Bawa 21 Paket Sabu
Humas Polres HST
Tersangka Sadillah (22) warga Desa Limbar Kecamatan Batang Alai Selatan dan barang bukti 21 paket sabu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI – Kedapatan menjual dan membawa 21 paket sabu, Sadillah (22) warga Desa Limbar Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah pada Selasa (5/3/2019) lalu.

Sadillah diamankan di Desa Kiyas Kabupaten Batang Alai Selatan pada pukul 21.00 Wita. Penangkapan dilakukan pada malam hari saat Sadillah sedang bertransaksi narkoba dengan petugas yang sedang menyamar sebagai pembeli.

Sebenarnya, Sadillah sempat membuang 15 paket sabu ke tanah tak jauh dari lokasi penangkapan. Selain itu, enam paket sisanya disimpan di atas pohon pisang. Tak tanggung-tanggung, berat sabu yang dibawa Sadillah 4,41 gram yang dibungkus dengan plastik klip transparan sebanyak 21 bungkus.

Baca: Vokalis Band Zivilia Aishiteru Ditahan Polisi, Ternyata Ditangkap 28 Fabruari Lalu Terkait Sabu

Baca: Apartemen Mewah Reino Barack yang Akan Ditinggali Bareng Syahrini, Ada Sudut Favorit Mantan Luna

Baca: Kabar Duka dari Desy Ratnasari, Eks Kekasih Irwan Mussry yang Nikahi Maia Estianty Ditinggal Nenek

Dari temuan ini, polisi membawa tersangka ke Polres Hulu Sungai Tengah untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, barang bukti yang disita yakni uang tunai sebesar Rp 550 ribu yang terdiri dari dua lembar Rp 100 ribu dan tujuh lembar uang Rp 50 ribu. Selain itu, smartphone milik Sadillah juga disita sebagai barang bukti.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo, membenarkan atas penangkapan terhadap tersangka berinisial SD. Ia mengatakan, SD akan proses sesuai hukum yang .

“Kami mengucapkan terima kasih. Ini semua berkat peran serta masyarakat sehingga peredaran narkoba di Hulu Sungai Tengah bisa terungkap,” katanya.

SD dijerat tindak pidanasebagaimana dimaksud Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RT Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved