Jalan Tol Terendam Banjir

Banjir Terparah yang Merendam Tol dalam Tiga Tahun Terakhir

Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) Iwan Moedyarno mengatakan banjir di jalan tol itu baru pertama terjadi.

Banjir Terparah yang Merendam Tol dalam Tiga Tahun Terakhir
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (8/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MADIUN - Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) Iwan Moedyarno mengatakan banjir di jalan tol itu baru pertama terjadi.

Menurutnya, sekira dua tahun lalu ketika jalan tol masih dalam proses pembangunan, pernah digenangi air.

Namun saat itu kondisinya tidak seperah sekarang.

"Ini yang paling parah selama tiga tahun belakangan," tambahnya.

Iwan menyatakan, pihak pengelola tak bisa berbuat banyak untuk mengatasi banjir di jalan tol ruas Kertosono-Ngawi ini.

Baca: Aisyahrani Beberkan Lokasi Bulan Madu Syahrini dan Reino Barack, Mantan Luna Maya Usai Sah Menikah

Baca: Kabupaten Madiun Dilanda Banjir Besar, Ruas Tol Surabaya-Surakarta Tak Bisa Dilewati

Baca: Curhatan Iriana Tentang Jokowi Buat Nagita Slavina Kaget, Raffi Ahmad Sampai Mencontohkan

Baca: Rina Nose Blak-blakan Soal Penyebabnya Lepas Hijab ke Nia Ramadhani dan Jessica Iskandar

Dikatakan, memompa air di jalan tol juga mustahil dilakukan.

Soalnya, sisi timur-barat jalan tol juga terendam air.

Iwan menambahkan banjir di wilayah Madiun, meluap hingga masuk ke jalan tol sepanjang kurang lebih 400 meter dengan ketinggian sekitar 40 hingga 50 sentimeter, sejak Rabu (6/3) pukul 21.30 WIB, dan mulai surut pada Kamis sore.

Meski demikian, Iwan mengatakan, jalur tol masih dapat dilewati kendaraan besar.

Hanya saja, bagi pengendara mobil kecil, dari arah Nganjuk ke barat, sebaiknya keluar gerbang Tol Caruban, menggunakan jalan arteri, kemudian masuk kembali melalui gerbang Tol Ngawi.

"Kalau kendaraan besar okelah, tapi kalau kendaraan kecil takutnya mogok, makanya diarahkan keluar di exit Tol Caruban, "katanya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, jalur yang dari arah Ngawi atau Dumpil ke arah Timur aman, karena jalan yang tergenang di sisi Selatan.

"Kendaraan dari arah Ngawi atau Dumpil ke Timur aman," katanya.

Iwan menambahkan, luaapan air tersebut berasal dari luapan Sungai Bengawan Madiun.

"Itu di situ kan ada anak sungai Bengawan Madiun, itu meluap," imbuhnya. 

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved