Berita HST

Kebakaran Hanguskan Pabrik Arang di Ilung HST, Gara-gara Tungku Pembakaran

Musibah kebakaran terjadi di Jalan Padat Karya Desa Ilung RT 03 RW 02, Kecamatan Batang Alai Utara, Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (8/3/2019)

Kebakaran Hanguskan Pabrik Arang di Ilung HST, Gara-gara Tungku Pembakaran
Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
Puing kebakaran di pabrik arang di Ilung, Hulu Sungai Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Musibah kebakaran terjadi di Jalan Padat Karya Desa Ilung RT 03 RW 02, Kecamatan Batang Alai Utara, Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (8/3/2019) dini hari.

Kobaran api terjadi pada pukul 23.30 Wita Kamis (7/3/2019) dan berhasil dipadamkan pada pukul 00.10 Wita Jumat (8/3/2019)

Beruntung tak ada korban jiwa. Yang terbakar hanya bangunan pabrik arang. Api mudah menjalar karena pabrik terbuat dari kayu yang mudah terbakar. Selaim itu material bahan baku di sana juga berbahan kayu yang mudah terbakar.

Untungnya, jarak antara rumah warga dengan pabrik arang cukup jauh untuk membuat api menjalar. Jarak terdekat berjarak 30 meter. Sisanya pabrik arang dikelilingi kebun karet.

Baca: Haul Guru Sekumpul, XL Axiata Siapkan Jaringan 4G LTE Berkualitas untuk Jamaah, Diback-up Mobile BTS

Baca: Haul Guru Sekumpul, Pesawat Jakarta dan Surabaya Tujuan Banjarmasin Meningkat, Harga Tiket Rp 2 Juta

Baca: Ini Penginapan Gratis Haul Ke-14 Guru Sekumpul, PAUD Terpadu Siap Tampung Jamaah

Rumah terdekat yakni rumah Ulim. Ulin uang merupakan ketua RT di sana mengakui jika api cepat dipadamkan karena ada dua pemadam kebakaran yang berperan memadamkan api.

Ia membeberkan api berasal dari tungku pembakaran arang yang tidak mati sempurna. Dijelaskannya, itu yang membuat api keluar dan menjalar ke bangunan.

Saat api berkobar ia sedang berada di luar untuk pengajian.

"Setahu saya di pabrik itu tak ada benda berharga. Isinya paling perkakas makan. Sisanya sih tidak ada. Karena jauh jadi tidak menjalar. Biasanya dipantau sama pemiliknya, namun karena kami pengajian jadi tertunda" katanya.

Bahkan, Jumat sore, pabrik juga sudah berfungsi lagi menjadi pabrik arang. Pabrik yang semula bangunan kayu kini ditutup terpal. Meski terjadi kebakaran, namun pembuatan arang tetap dilakukan. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved