Penutupan Jembatan Alalak

Pemilik Kapal Sepakat Kenakan Tarif Rp 500 untuk Pelajar, MKKS Batola Minta Dievaluasi

Rencana penetapan tarif sebesar Rp 2 ribu untuk kendaraan roda dua pelajar di empat lokasi dermaga penyeberangan, terkait rencana penutupan

Pemilik Kapal Sepakat Kenakan Tarif Rp 500 untuk Pelajar, MKKS Batola Minta Dievaluasi
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (8/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Rencana penetapan tarif sebesar Rp 2 ribu untuk kendaraan roda dua pelajar di empat lokasi dermaga penyeberangan, terkait rencana penutupan Jembatan Sungai Alalak, akhirnya ditinjau ulang.

Menyusul proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Banjarmasin dan Baritokuala (Batola) tersebut, disepakati penurunan tarif menjadi Rp 500.

“Untuk dermaga penyeberangan 1 kita gratiskan untuk pelajar. Nah, untuk dermaga penyeberangan 2, 3 dan 4 akan dikenakan Rp 500 untuk pelajar. Untuk tarif umum tetap ditetapkan Rp2 ribu,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batola, Syamsul Arifin, kemarin.

Dijelaskan Syamsul, saat ini direncanakan ada empat lokasi penyeberangan sungai yang akan digunakan di Jalan Berangas Timur Kabupaten Batola, yakni dermaga 1 dilayanai dua kapal penyeberangan sungai, dermaga 2 dilayani 1 kapal penyeberangan sungai, dermaga 3 dilayani 1 kapal penyeberangan sungai dan dermaga 4 dilayani 2 kapal penyeberangan sungai.

Baca: Curhatan Iriana Tentang Jokowi Buat Nagita Slavina Kaget, Raffi Ahmad Sampai Mencontohkan

Baca: Rina Nose Blak-blakan Soal Penyebabnya Lepas Hijab ke Nia Ramadhani dan Jessica Iskandar

Baca: VIDEO Ketawa-ketawa saat Pamerkan Uang Curian di Media Sosial, Pemuda Ini Menangis Saat Ditangkap

Baca: Ditangkap karena Narkoba, Vokalis Band Zivilia Ini Mengaku Khilaf kepada Istrinya

Baca: Cemburu Lihat Foto Wanita Cantik di Ponsel, Gading Ini Tega Potong Penis Kekasihnya

“Untuk dermaga 4 direncanakan akan ditambah 1 kapal penyeberangan sungai lagi,” katanya.

Dijelaskankan Dishub Batola sudah berbicara kepada empat pemilik kapal di empat dermaga tersebut.

Pemkab Batola memutuskan tak akan memungut sepeser pun dalam empat dermaga penyeberangan roda dua ini karena sifatnya dararut.

Dijelaskan Samsul, dari aspirasi pemilik kapal dermaga 1, mereka mau menggratiskan tarif untuk pelajar karena jumlah kendaraan yang diangkut lumayan banyak.

Sementara, untuk pemilik kapal di dermaga penyeberangan 2, 3 dan 4 keberatan jika tarif pelajar menyeberang digratiskan dengan alasan jumlah penumpangnya lebih sedikit.

“Jadi kita harus bijaksana juga karena pemilik kapal menyeberangkan kendaraan roda dua itu kan pakai BBM atau tidak gratis,” katanya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved