Berita Kotabaru

Saipul Hampir Terpanggang Saat Masak Nasi

Bangunan kayu tersebut sangat cepat dihanguskan api, satu unit rumah habis, beruntung tak sempat menjalar ke sebelah bangunan.

Saipul Hampir Terpanggang Saat Masak Nasi
Foto dok Polsek Kelumpang Tengah
Rumah milik Basni itu ludes terbakar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Saipul Anwar hampir saja terpanggang di dalam rumahnya.

Beruntung, saat dia memasak nasi langsung keluar dari rumahnya.

Secara tiba-tiba, si jago merah mengamuk dari atas rumah.

Akibatnya, Saipul Anwar terkejut dan langsung kabur untuk membebaskan diri dari kobaran api.

Sementara rumahnya hangus dilalap api saat keluar.

Bangunan kayu tersebut sangat cepat dihanguskan api, satu unit rumah habis, beruntung tak sempat menjalar ke sebelah bangunan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (8/3/19) pukul 10.10 wita di Jalan Pelabuhan Desa Geronggang RT 02 Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru.

Baca: Sosok Ini Pergoki Reino Barack ke Rumah Luna Maya Tengah Malam Bawa Koper dan Malah Nikahi Syahrini

Baca: Jawaban Gading Marten Usai Pamer Bareng Mantan Ariel NOAH, Sophia Latjuba dan Permintaan Pada Gisel

Baca: Undangan Pernikahan Isyana Sarasvati dan Putra Bungsu Jokowi Iriana, Kaesang Pangarep Buat Heboh

Baca: Reaksi Dewi Perssik Jadi Sorotan Dengar Pramono Edie Wibowo Jadi Penolong Istri SBY, Ani Yudhoyono

Rumah milik Basni itu ludes terbakar.

Kapolsek Kelumpang Tengah, AKP Maulana Ozar didampingi Kanit Intelnya Bripka Eko, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

Dari peristiwa tetsebut, satu bangunan rumah kayu habis dimakan api.

Dia menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika anak korban yang bernama Saipul Anwar, anak dari Basni pemilik rumah sedang memasak nasi menggunakan magic jar.

Saat memasak itu, tiba-tiba ada nyala api dari kabel di atas rumahnya yang terbuat dari bahan kayu dan daun rumbia (dinding dan atap).

Api yang muncul langsung membakar sehingga menjalar ke dinding dan membakar bagian rumah sampai membesar.

Melihat api tersebut, Saipul Anwar langsung keluar rumah sambil menangis.

"Jadi anak ini keluar rumah sambil menngis dan meminta pertolongan kepada warga sekitarnya, sementara api makin besar," katanya.

Setelah warga mendengar teriakan itu langsung melakukan penyiraman dengan peralatan seadanya.

Namun warga tak mampu, api terlalu besar dan menghanguskan bangunan kayu tersebut.

"Bapaknya Saipul ini yaitu pak Basni berada di kebun. Hingga tiba di rumahnya, rumahnya sudah tak berbentuk lagi," katanya.

AKP Maulana Ozar mengatakan api muncul diduga karena korsleting.

Korban mengalami kerugian dengan taksiran Rp 30.000.000.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved