Berita Kalteng

DBD Marak di Kualakapuas, Siswa Diminta Berperan Aktif Berantas Sarang Nyamuk di Lingkungan Sekolah

Siswa dan guru Madrasah di Yayasan Al Amin diajak untuk melakukan tindakan pencegahan dengan Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M+

DBD Marak di Kualakapuas, Siswa Diminta Berperan Aktif Berantas Sarang Nyamuk di Lingkungan Sekolah
tribunkalteng.com/fadly setia rahman
Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, H Sajarwan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Siswa dan guru Madrasah di Yayasan Al Amin diajak untuk melakukan tindakan pencegahan dengan Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M+ karena maraknya wabah DBD.

Ajakan tersebut disampaikan Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, H Sajarwan saat menyambangi madrasah tersebut belum lama tadi.

"Tak hanya di madrasah tersebut, saya mengimbau juga kepada seluruh siswa dan guru madrasah lainnya di Kabupaten Kapuas untuk melakukan tindak pencegahan DBD," ungkap H Sajarwan, Sabtu (9/3/2019).

Pencegahan yang dimaksud yakni menutup semua tampungan air atau sumber air, menguras bak mandi, mendaur ulang barang bekas, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

Lalu menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah.

Baca: MotoGP Qatar 2019, Valentino Rossi Pernah Kutuk Rival di MotoGP Qatar, Hasilnya?, Live Trans 7

Baca: Maia Estianty dan Irwan Mussry Ternyata Tak Romantis, Ibu Dul Jaelani Bcorokan Kala Makan Malam

"Serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk," jelas H Sajarwan.

Saat itu ajakan tersebut disampaikan saat berbicara di depan puluhan pelajar yang ada di yayasan Al Amin saat menjadi pembina upacara.

Di samping itu, H Sajarwan juga mengapresiasi dengan apa yang sudah dilakukan oleh Yayasan Al Amin, karena sudah mampu mengikuti ujian berbasis komputer baik itu tingkat MTS dan MA.

"Maka itu para murid yang sudah berada di kelas akhir agar jangan bersantai-santai serta terus belajar, selalu disiplin dan patuhi aturan di madrasah," tambah H Sajarwan.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved