Pileg 2019

Ada Caleg Sebar 1.000 APK di Kalsel, Lahan Kosong Tempat Favorit Pemasangan APK Pemilu 2019

Makanya tak heran, APK caleg dalam bentuk baliho, umbul-umbul, spanduk bertebaran di mana-mana. Tanah kosong jadi lokasi favorit para caleg.

Ada Caleg Sebar 1.000 APK di Kalsel, Lahan Kosong Tempat Favorit Pemasangan APK Pemilu 2019
capture /banjarmasin Post
Banjarmasin Post Edisi Minggu 10 Maret 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dibanding pemilu legislatif (Pileg) 2014), pada Pileg 2019 ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedikit membuka kelonggaran terkait promo calon anggota legislatif (Caleg) di Pemilu 2019. Kini, caleg dibolehkan memasang alat peraga kampanye (APK) di titik-titik yang ditentukan.

Makanya tak heran, APK caleg dalam bentuk baliho, umbul-umbul, spanduk dan lainnya bertebaran di mana-mana. Tanah kosong jadi lokasi favorit para caleg DPR-RI, DPD maupun DPRD Kota dan DPRD Provinsi untuk pemasangan APK.

Pantauan BPost dalam sepekan terakhir, hampir semua sudut kota Banjarmasin terdapat APK. Sedangkan tempat favorit dipasangi APK adalah lahan atau tanah kosong, seperti di Jalan Perdagangan, di kawasan Pelabuhan Lama, di Jalan RE Martadinata, dan dekat Jembatan RK Ilir.

Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah, mengatakan pemasangan APK ada aturannya. “APK dilarang dipasang di tempat ibadah dan halamannya, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, sekolah,” ujarnya.

Baca: Ada Caleg DPR-RI yang Sebar 1.000 Baliho di Kalsel, Habiskan Rp 500 Juta untuk APK

Lokasi pemasangan APK, kata Edy, ada yang difasilitasi KPU dan dilakukan sendiri oleh caleg.

“Pemasangan APK yang dilakukan caleg harus mendapatkan izin dari pemilik tempat, sebelum dilakukan pemasangan. Jika tak mendapatkan izin dari orang punya tempat, APK bisa cabut," ujarnya.

Ketua RT 53 Sungai Andai Banjarmasin Utara, Hakim, mengatakan dia mempersilakan warga untuk memasang APK di wilayahnya.

"Sebelum kampanye, tiap pertemuan dengan warga, saya kasih tahu ke warga bahwa mereka punya hak memasang APK sesuai pilihannya," ujarnya.

Beberapa warganya, kata Hakim, memasang APK di depan rumah masing-masing dan tempat-tempat tak mengganggu.

“Saya persilakan saja dan tak perlu izin khusus diri saya. Yang penting pemasangan APK tidak menyalahi aturan,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved