Pileg 2019

Caleg Jangan Hanya Andalkan APK, Dosen FISIP Sebut Dialog Langsung Juga Penting

Di jaman digital saat ini Alat Peraga Kampanye (APK) masih diperlukan oleh para calon anggota legislatif (Caleg) untuk menjangkau segmen pemilihnya.

Caleg Jangan Hanya Andalkan APK, Dosen FISIP Sebut Dialog Langsung Juga Penting
Istimewa
Dosen Ilmu Pemerintahan yang juga Wakil Dekan 1 Bidang Akademik FISIP ULM, Gazali Rahman. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Di jaman digital saat ini Alat Peraga Kampanye (APK) masih diperlukan oleh para calon anggota legislatif (Caleg) untuk menjangkau segmen pemilihnya.

Menurut dosen Ilmu Pemerintahan FISIP ULM yg juga Wakil Dekan 1 Bidang Akademik FISIP ULM , Gazali Rahman dijaman digital saat ini kita tak boleh melupakan hal-hal manual dan tradisonal.

"Kita sekarang ini tidak hanya di jaman modern lagi tapi sudah pasca modern dan sudah masuk revolusi industri 4.0," tuturnya.

Maka dari itu selain pemanfaatan teknologi komunikasi informasi alias digital, Caleg juga harus memadukannya dengan media-media kampanye yang sifatnya tradisioonal.

Manfatnya dari APK tergantung segmennya masyarakat. Meski masyarakat sudah diera digital namun masih ada sekelompok masyarakat yang belum familiar dengan digital. Maka untuk itulah perlu APK yang sifatnya manual atau tradisional.

Baca: Saipul Jamil Ngotot Bilang Segera Menikah Bila Keluar Penjara, Feni Rose Tak Percaya, Siapa Mario?

Baca: Jemaah Haul Guru Sekumpul Membeludak, Pedagang Makanan Dapat Berkah Dagangan Laris Manis

Baca: Tingkatkan Perekonomian di Kalsel, Paman Birin Harapkan UMKM Kalsel dapat Imbangi Sektor Batu Bara

Dan juga tergantung sasarannya dan yang penting caleg atau tim sukses harus punya data segmen pemilih. Mulai dari jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, seryta profesi dan itu penting. Seperti saat ini pemilih milinial sekitar 30 persen dan sisanya dalam generasi-generasi diatas 50 dan 6o tahun.,

Pesan dari APK caleg perhatikan sepeti yang pertama, caleg dari partai mana, dan caon legilatif dari mana dan hal itu sudah pasti diketahui para caleg.

Kemudian jangan juga hanya mengandalkan APK saja, dan diera sekarang sebenarnya metode kampanye yang paling efektif adalah dialogis atau turun langsung ke konstituen mereka.(banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved