Berita Nasional

Dilarang UU, Wapres JK Ingatkan Pengurus Masjid Tidak Boleh Memfasilitasi Kampanye

Kalla menjelaskan, larangan kampanye di masjid dan rumah-rumah ibadah lain sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017

Dilarang UU, Wapres JK Ingatkan Pengurus Masjid Tidak Boleh Memfasilitasi Kampanye
kompas.com
Wapres Jusuf Kalla didampingi Menpora Imam Nahrawi usai peluncuran logo Asian Games 2018, Minggu (28/12/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) meminta seluruh pengurus masjid se-Indonesia untuk tidak memberikan waktu dan tempat bagi pihak-pihak yang ingin berkampanye di masjid.

Untuk menyosialisasikan imbauan tersebut, Kalla memanggil pengurus DMI dan Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) se-DKI Jakarta dalam pertemuan di kediaman dinas wakil presiden di Jakarta, Sabtu (9/3/2019) malam.

"Kita meyakini dan menyerukan semua pengurus masjid untuk tidak memfasilitasi upaya-upaya untuk menjadikan masjid sebagai tempat kampanye," ujar Kalla usai pertemuan, seperti dikutip Antara.

Kalla menjelaskan, larangan kampanye di masjid dan rumah-rumah ibadah lain sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Sehingga siapa saja, tanpa terkecuali, harus menaati aturan tersebut.

"Karena ini (ada) undang-undang, ya sanksinya tentu sanksi undang-undang, dapat dilaporkan siapa kalau memang itu (terbukti melanggar), ke Bawaslu atau kemana bisa karena ini (aturan) undang-undang," tambahnya.

Baca: Pemasok Sabu ke Mantan Finalis Indonesian Idol 2007 Eddo Charles Ditangkap Polisi

Pasal 280 ayat 1 huruf h UU tentang Pemilu menyebutkan pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan.

Terkait imbauan tersebut, Ketua DMI DKI Jakarta Ma'mun Al Ayyubi mengatakan, pihaknya akan mematuhi peraturan terkait larangan kampanye di masjid dan menjunjung marwah masjid sebagai sarana untuk memakmurkan umat.

"Kami akan patuh kepada aturan perundang-undangan bahwa tempat ibadah, dalam hal ini masjid, tidak diperkenankan untuk ajang kampanye politik praktis," tutur Ma'mun. (ANTARA)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kalla: Pengurus Masjid Jangan Fasilitasi Kampanye"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved