Haul Guru Sekumpul

Jemaah Haul Guru Sekumpul Membeludak, Pedagang Makanan Dapat Berkah Dagangan Laris Manis

Momen haul Guru Sekumpul selalu bak magnit yang mampu menyedot jemaah berdatangan dari berbagai penjuru wilayah

Jemaah Haul Guru Sekumpul Membeludak, Pedagang Makanan Dapat Berkah Dagangan Laris Manis
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Amir Hasan melayani pembeli, Minggu (10/03/2019) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Momen haul Guru Sekumpul selalu bak magnit yang mampu menyedot jemaah berdatangan dari berbagai penjuru wilayah. Apalagi pada haul ke-14 tahun ini yang begitu banyak jemaah yang datang ke Kota Martapura.

Membeludaknya jemaah yang datang ke Kota Martapura juga menjadi momentum menyenangkan bagi kalangan pedagang karena barang dagangan mereka laris manis. Terutama pedagang makanan, termasuk makanan ringan dan minuman segar.

Pedagang makanan dan minuman yang berjualan di Kota Martapura tak cuma dari warga setempat, tapi juga dari Banjarbaru dan sekitarnya. Mereka ingin mengais rezeki dari kalangan jemaah haul maupun masyarakat umum lainnya.

Amir Hasan, misalnya, sejak pagi telah menyiapkan barang dagangannya berupa es cendol durian dan kerupuk. Pagi-pagi yang ia bertolak dari rumahnya di Sungailulut, Banjarmasin, menuju Banjarbaru.

Baca: Mantan Istri Faisal Nasimuddin Alami KDRT 4 Tahun Lalu, Terungkap Kekejaman Calon Suami Luna Maya

Baca: Jemaah Haul ke-14 Guru Sekumpul Meningkat, Jalan Sekumpul Padat, Ini Himbauan Kapolres Banjar

Baca: Urai Kepadatan Lalu Lintas, Jemaah dari Arah Babjarbaru Diarahkan Lintasi Jalan Ini

Lajang berusia 19 tahun ini tiap hari bepergian di Banjarbaru. Di kota ini dirinya menjadi pekerja penjaja es cendol durian. Ia mendapat gaji Rp 1,2 juta sebulan dari bosnya.

"Habis tidak habis es cendol duriannya, ya tetap digaji segitu. Alhamdulillah itu sudah gaji bersih. Makan sudah dijamin tiga kali sehari," tuturnya kepada BPost Online di sela kesibukannya berjualan di tepi Jalan A Yani Km 38, Martapura, Minggu (10/03/2019).

Ia menuturkan menuju Martapura cukup menyita waktu karena arus lalu lintas sangat padat. Apalagi Jalan A Yani menuju arah Martapura ditutup sejak di titik bundaran Banjarbaru.

"Untungnya kami para pedagang bergerobak diiziilnkan lewat oleh petugas," ucap Amir.

Ia berharap jualannya hari ini ludes meski cuaca mendung sejak pagi hingga menjelang siang. Seperti biasa, ia membawa dua tremos besar berisi es cendol durian. Totalnya 600 gelas dengan harga Rp 5.000 segelas.

Amir menuturkan telah terbiasa berjualan sejak masih kelas empat SD di Banjarmasin. Dulu dirinya sepulang sekolah berjualan roti pisang keliling kota.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved