Berita Tanahbumbu

Kadinkes Tambau Damrah Hampir Tak Percaya, Wilayah Endemis DBD, Tahun Ini Nihil

Bahkan koordinasi lintas sektoral dengan pengefektifan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta 3M plus, membuahkan keberhasilan.

Kadinkes Tambau Damrah Hampir Tak Percaya, Wilayah Endemis DBD, Tahun Ini Nihil
banjarmasinpost.co.id/syaiful akhyar
Ketua RT melakukan pengasapan (fogging) di kawasan permukiman warga 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Kesadaran masyarakat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) cukup ampuh memacu penurunan tingkat angka kasus demam berdarah dangue (DBD). Hingga awal Februari tercatat sebanyak 60 kasus DBD di Kabupaten Tanahbumbu.

Namun hingga awal Maret lalu angka kasus DBD relatif menurun, bahkan hampir tidak ada laporan pasien menderita disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegepty tersebut.

Tidak terlepas dampak positif dari gencarnya koordinasi lintas sektoral melibatkan, camat, kades, RT dan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Tanahbumbu.

Bahkan koordinasi lintas sektoral dengan pengefektifan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta 3M plus, membuahkan keberhasilan.

Baca: LIVE Trans7! Link Live Streaming Trans 7 MotoGP Qatar 2019, Ini Jadwal Balapan Seri 1 MotoGP 2019

Baca: Keberadaan Bambang Trihatmodjo di Pernikahan Adik Panji Trihatmodjo Cucu Soeharto Terjawab

Salah satu desa yaitu, desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang sebelumnya ditetapkan sebagai daerah endemis DBD, tahun ini tidak 'menyumbangkan' kasus DBD.

Sempat membuat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanahbumbu HM Damrah tidak percaya. Di tengah sempat naiknya angka DBD--60 kasud--desa Manungga justeru nihil.

"Jadi sempat saya tanya kenapa (tidak ada kasus)," kata Damrah melalui telepon genggamnya kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (10/3/2019).

Damrah mengakui, tidak ditemukannya kasus DBD di desa sebelumnya dinyatakam endemis, lantaran keaktifan lintas sektoral di kecamatan tersebut.

"Ternyata di sana (Manunggal) aktif menerapkan PSN dan 3M plus. Ya ini bisa menjadi motivasi," jelasnya.

Baca: Janji Gading Marten dan Gisella Anastasia Ditagih Gempita, Cek Momen Gading Tanggapi Postingan Gisel

Baca: Bak Lukisan, UMKM Murakata Sasirangan Tingkatkan Inovasi Motif dan Pewarnaan

Tidak kecuali koordinasi lintas sektoral yang beberapa pekan tadi digencar, ternyata cukup memberi bukti penurunan angka kasus DBD.

"Sebelumnya cukup tinggi sekarang turun, hampir tidak ada lagi laporan," jelasnya.

Maka dari itu, Damrah berharap koordinasi lintas sektoral bersama-sama tim kesehatan tetap dipertahankan dan lebih aktifkan.

"Setiap minggu rutin dilaksanakan pemberantasan sarang nyamuk," pintanya.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved