Berita Kalteng

Rumah Sakit Tipe A Kalteng Dioperasionalkan 2021, Pemprov Kalteng Gelar Konsultasi Publik

Upaya Pemprov Kalimantan Tengah untuk membangun rumah sakit tipe A di Jalan Tjilik Riwut km 38 Palangkaraya dengan fasilitas yang memadai

Rumah Sakit Tipe A Kalteng Dioperasionalkan 2021, Pemprov Kalteng Gelar Konsultasi Publik
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Pelayanan Rumah Sakit Daerah, Jaraga Sasameh Buntok, Kabupaten Barito Selatan Pun Ditingkatkan , karena RS ini juga akan naik tipe untuk memberikan pelayanan optimal kepada warga. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya Pemprov Kalimantan Tengah untuk membangun rumah sakit tipe A di Jalan Tjilik Riwut km 38 Palangkaraya dengan fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang sangat kompeten untuk memberikan pelayanan kepada warga terus dilakukan.

Saat ini, proses tahapan pembangunan rumah sakit tersebut sudah masuk dalam tahap pelaksanaan Konsultasi Publik yang digelar oleh Pemprov Kalteng dengan mengundang masyarakat dari berbagai lapisan termasuk para pakar dan akademisi juga perwakilan berbagai lembaga.

Beberapa peserta memberikan respon positif terhadap rencana pembangunan rumah sakit tersebut, karena selama ini Kalteng belum memiliki rumah sakit yang benar-benar representatif, sehingga pasien penyakit berat tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain yang ada diluar provinsi tersebut.

Baca: Polisi Tangkap Tiga Buronan Pengedar Narkoba, Tiga Belas Paket Sabu 64,82 Gram Disita

Baca: Jalan A Yani Menuju Martapura dari Budaran Banjarbaru Ditutup, Begini Suasananya

Baca: Lagi, Tribun Sehat Ceria Gelar Senam Bersama Bertabur Hadiah

Rencana pembangunan rumah sakit baru tipe A yang akan dibangun di Jalan Tjilik Riwut km 38 Trans Kalimantan arah Palangkarata- Kasongan, Kabupaten Katingan, karena dianggap mudah dijangkau oleh warga Katingan maupun Sampit dan Kabupaten Gunungmas selaian warga Palangkaraya sendiri.

"Sebagai warga Kalteng tentu pembangunan rumah sakit tipe A ini sangat dinantikan, karena untuk rumah sakit umum daerah Doris Sylvanus Palangkaraya, untuk penyakit tertentu masih belum bisa ditangani, sehingga pasien sering diminta rujuk ke RSUD lainnya, jika ada RS tipe A tentu berobat cukup di Kalteng saja," ujar H Fadilah, salah seorang pedagang di Palangkraya, Minggu (10/3/2019).

Sementara itu, Sekdaprov Kalteng , Fahrizal Fitri, mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan penyusunan dokumen, studi kelayakan, ada tim magang di bappenas untuk pematangan dokumen untuk fasilitasi perencanaan pembangunan rumah sakit tersebut, hingga saat ini suda 85 persen tinggal menunggu keputusan kementerian Bappenas.

"Setelah itu semua lengkap, pembangunan rumah sakit segera dilaksanakan. Pendanaan akan dibebankan pihak ketiga dengan cara kerjasama pemerintah dan badan usaha, ini salah satu pembangunan infrastruktur yang tidak membebankan anggaran daerah atau APBN, karena dibiayai oleh pihak ketiga atau badan usaha," ujarnya.

Biaya yang diperlukan untuk pembangunan mencapai Rp800 M hingga Rp1 triliun, sehingga pembiayaan dilakukan oleh badan usaha hingga selesai dan hasil pendapatan operasional RS nantinya digunakan untuk membayar cicilan pinjaman tersebut. "Tahun 2020 direncanakan mulai dibangun dan 2021 akan dioperasionalkan," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved