Haul Guru Sekumpul

Tak Ada Sejadah, Sorban Pun Jadi, Haul Guru Sekumpul di Martapura Jadi Berkah Bagi Pedagang

Momentum Haul ke-14 Guru Sekumpul itu turut menjadi hal melegakan bagi kalangan pedagang karena dagangan mereka laris manis.

Tak Ada Sejadah, Sorban Pun Jadi, Haul Guru Sekumpul di Martapura Jadi Berkah Bagi Pedagang
capture /banjarmasin Post
Jemaah Haul ke-14 Guru Sekumpul memadati kawasan Sekumpul Martapura, Sabtu (9/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kota Martapura kian ramai menyusul terus bertangannya jemaah haul ke-14 Abah Guru Sekumpul. Sejak Jumat (8/3/2019) jemaah mulai banyak berdatangan di Kota Martapura. Tak cuma jemaah dari wilayah Kalimantan Selatan, tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Momentum Haul ke-14 Guru Sekumpul itu turut menjadi hal melegakan bagi kalangan pedagang karena dagangan mereka laris manis. Hampir semua jenis dagangan meningkat signifikan yang terserap oleh pembeli.

Mulai dari warung makanan dan minuman, jajanan, busana hingga aksesori lainnya. Kalangan pengunjung juga senang karena barang yang mereka beli tak terlalu mahal.

"Kemarin membeli sorban. Alhamdulilah harganya standar saja, cuma Rp 40 ribu," ucap Riyandi Rachmat, warga Palangkaraya Sabtu (9/3/2019).

Baca: Dapur Taufik Sembelih 35 Sapi dan 1.200 Bungkus Nasi untuk Jemaah Haul ke-14 Guru Sekumpul

Ia menuturkan kemarin sholat Jumat di Masjid Alkaromah di kawasan Jalan A Yani. Saat itu dirinya lupa membawa sajadah dan tiba di masjid saat telah azan dan sebagian jemaah yang tak kebagian tempat di ruangan menempati area halaman.

Dirinya pun langsung bergegas ingin membeli sajadah, namun tak ketemu. "Saya mencari-cari di kios-kios di sebelah masjid tapi gak nemu sajadah. Adanya sorban ya saya beli saja kan bisa untuk pengganti sajadah. Saya kira mahal ternyata murah saja," bebernya.

Kalangan pedagang senang momentum haul selalu berdampak terhadap ramainya jualan mereka. "Alhamdulillah dagangan makanan saya ramai banget. Yang biasanya dapat Rp 750-an ribu, kemarin dapat Rp 1,3 juta. Alhamdulillah," ucap Mama Anah.

Dapur Taufik Sembelih 35 Sapi
Sementara itu, Juru masak dan relawan di dapur umum di Gang Taufik (Dapur Faufik) sejak siang kemarin sudah sibuk mempersiapkan menu untuk jemaah yang hadir Haul Ke-14 Guru Sekumpul. Dapur Taufik merupakan dapur unum terbesar yang letaknya tak terlalu jauh dari Kompleks Sekumpul.

Baca: Firdaus Sudah Tiga Tahun Digratiskan Belasan Ribu Nasi Samin Bagi Jamaah Haul Guru Sekumpul

"Jumlahnya 35 ekor sapi. Sepuluh ekor di antaranya sudah dipotong dan sisanya akan dipotong siang ini (kemarin,Red)," ujar Rusdian, pengawas Dapur Taufik, Sabtu (9/3).

Kegiatan memasak perdana, jelasnya, dimulai siang ini sekitar pukul 14.00 Wita. Juru masak dari relawan internal karena menu yang dinasak menu biasa yakni nasi putih dengan lauk daging sapi. "Masakannya dibungkus dan akan kami siapkan untuk jemaah yang mengikuti acara haul malam ini," jelasnya didampingi dua relawan, Ahmad Saleh dan H Faturahman.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved